"Kami membuka posko keamanan dengan melibatkan satuan petugas gabungan di lingkungan Pelindo," kata General Manager PT Pelindo III Cabang Benoa Ali Sodikin di Denpasar, Kamis.
Ia mengatakan tingginya arus mudik ke daerah Indonesia bagian timur menjelang Natal dan Tahun Baru 2016, maka Pelindo bersama tim gabungan terdiri dari Polsek Kawasan Laut Benoa, KSOP, Polair, Kantor Kesehatan Pelabuhan Benoa dan TNI AL Denpasar.
"Inspeksi mendadak dan operasi penumpang domestik kapal laut Pelni, dilakukan secara berkala untuk mencegah terjadinya peningkatan tindak kriminal," ujarnya.
Selain meningkatkan keamanan dan kenyamanan para penumpang, pihaknya telah mempersiapkan semua fasilitas pelabuhan agar pelayanan berjalan lancar dan terkendali.
Ali Sodikin menjelaskan bahwa padan akhir tahun di Pelabuhan Benoa cenderung terjadi peningkatan jumlah penumpang dibandingkan bulan biasanya. Hal ini disebabkan meningkatnya arus mudik serta tren kapal pesiar yang lebih ramai berkunjung ke Bali karena libur Natal dan Tahun Baru.
"Kami bersama pemangku kepentingan di pelabuhan terbesar laut di Pulau Dewata berupaya memberikan keamanan dan ketertiban," ujarnya.
Berdasarkan data yang telah masuk, kata dia, jumlah penumpang kapal domestik yang biasanya rata-rata 500 orang kini melonjak ke atas 800. Kebanyakan pelayaran dari Benoa menuju ke wilayah Indonesia bagian timur.
"Untuk penanganan lonjakan penumpang, kami sudah membentuk posko gabungan yang berada di Terminal Penumpang Domestik Benoa tujuh hari menjelang dan tujuh hari sesudah Natal dan Tahun Baru 2016," katanya. (WDY)
Pewarta: Pewarta: I Komang Suparta: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.