Gianyar, Bali (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar, Bali, menjadikan nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Menegakkan keadilan, kebenaran demi NKRI,” kata Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Gianyar Made Sukania Dwiyani Prajnya Paramita di sela peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Gianyar, Kamis.
Menurut dia, peringatan itu tidak hanya menjadi upacara seremonial, tetapi menjadi pengingat untuk terus menjaga gotong royong, toleransi, dan kebersamaan demi kehidupan masyarakat yang harmonis serta keutuhan NKRI.
Dalam upacara yang dipimpin oleh Wakil Bupati (wabup) Gianyar Anak Agung Gde Mayun itu, Pemkab Gianyar mengajak masyarakat meneguhkan semangat menjaga persatuan dan menjaga persatuan serta mempertahankan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara.
Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober berkaitan dengan rangkaian peristiwa 30 September 1965 yang menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia.
Dalam kesempatan itu Made Sukania juga membacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila.
Dalam ikrar tersebut ditegaskan bahwa sejak diproklamasikan Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945, berbagai rongrongan terhadap negara telah terjadi, baik dari dalam maupun luar negeri.
Kondisi tersebut dapat dipengaruhi oleh kelengahan dan kekurangwaspadaan terhadap upaya yang mengancam Pancasila sebagai ideologi negara.
Namun dengan semangat kebersamaan, kata dia, bangsa Indonesia tetap mampu memperkokoh tegaknya NKRI.
Sementara itu dalam upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila diikuti oleh jajaran pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Gianyar.
Pewarta: RedaksiEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.