Denpasar (ANTARA) - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto mengingatkan prajurit dan pegawai negeri sipil (PNS) untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas dan kehidupan sehari-hari.
“Pancasila telah terbukti tangguh dan mampu bertahan menghadapi berbagai ancaman serta upaya untuk mengganti ideologi negara, termasuk komunisme. Oleh karena itu, nilai-nilai Pancasila harus terus kita tanamkan dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Piek saat memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Makorem 163/Wira Satya, Denpasar, Kamis.
Ia mengatakan Pancasila memiliki peran penting sebagai perekat kemajemukan bangsa sekaligus landasan dalam menjaga persatuan dan mencegah perpecahan di tengah masyarakat.
Oleh karena itu, seluruh prajurit dan PNS Kodam IX/Udayana diminta menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam menjalankan tugas.
Nilai tersebut, kata dia, harus tercermin melalui sikap disiplin, tanggung jawab, gotong royong, kepedulian serta kesetiaan terhadap bangsa dan negara.
Pangdam juga memerintahkan seluruh komandan satuan memberikan penekanan kepada jajaran masing-masing agar senantiasa menanamkan dan merefleksikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam pelaksanaan tugas maupun kehidupan sehari-hari.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam turut menyinggung kepercayaan pemerintah kepada TNI dalam mengawal berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, di antaranya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), ketahanan pangan, pembangunan jembatan serta sejumlah program lainnya.
“Kepercayaan ini harus kita jawab dengan melaksanakan setiap tugas secara sungguh-sungguh dan penuh rasa tanggung jawab sesuai bidang masing-masing. Semangat kebersamaan yang berlandaskan Pancasila harus terus kita pelihara untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan serta menjaga keutuhan negara,” ujarnya.
Upacara yang diikuti prajurit dan PNS Kodam IX/Udayana se-Garnisun Denpasar tersebut juga dirangkaikan dengan acara kenaikan pangkat periode 1 Oktober 2026.
Sebanyak 371 prajurit dan PNS Kodam IX/Udayana menerima kenaikan pangkat. Rinciannya terdiri atas tujuh Kolonel, 11 Letnan Kolonel, 21 Mayor, 47 Perwira Pertama, 74 Bintara, 142 Tamtama dan 69 PNS.
Piek mengatakan kenaikan pangkat bukan sekadar hadiah, melainkan bentuk penghargaan atas prestasi sekaligus amanah yang harus dipertanggungjawabkan.
“Karena itu, kepada para pimpinan satuan, saya tekankan agar benar-benar melakukan seleksi dan pemeriksaan secara cermat terhadap personel yang diajukan untuk kenaikan pangkat, sehingga tidak terjadi kesalahan dalam proses administrasinya,” tegasnya.
Kepada personel yang memperoleh kenaikan pangkat, Pangdam menyampaikan selamat dan berharap momentum tersebut menjadi motivasi untuk meningkatkan profesionalisme, disiplin dan tanggung jawab dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.
Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution mengatakan peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum memperkuat komitmen prajurit dan PNS Kodam IX/Udayana dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila.
“Pancasila bukan hanya untuk dipahami, tetapi harus diwujudkan melalui sikap, disiplin, tanggung jawab dan pengabdian nyata. Demikian pula kenaikan pangkat bagi prajurit dan PNS hendaknya menjadi motivasi untuk meningkatkan profesionalisme serta kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujarnya.
Pewarta: Rolandus NampuEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.