Gianyar, Bali (ANTARA) - Bali United menegaskan tidak mau kehilangan tiga poin kemenangan pada laga pembuka Super League 2026/2027 saat menjamu PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali, Jumat (4/9) pukul 20.00 WITA.

“Kami akan berjuang keras demi tiga poin,” kata Pelatih Kepala Bali United Johnny Jansen di sela jumpa pers H-1 kompetisi pembuka Super League 2026/2026 di Stadion Dipta, Gianyar, Bali, Kamis.

Pelatih asal Belanda itu menyebut skuad dengan julukan Serdadu Tridatu itu telah menjalani serangkaian latihan bersama di pemusatan latihan Bali United Training Center.

Mereka digembleng latihan fisik, taktik hingga teknik, serta menjalani beberapa latih tanding dengan klub lain.

Ricky Fajrin dkk telah menjalani uji coba pertandingan melawan tim nasional Indonesia yang saat itu menjalani persiapan untuk Piala AFF 2026.

Kemudian menjamu tim asal Kamboja, Visakha dengan meraih dua kali kemenangan 3-0 dan 5-1.

Skuad dengan jersi merah, hitam, dan putih itu juga menjalani laga pramusim Dewata Challange walau harus kalah dari Persib Bandung dan tim dari Malaysia, Sabah FC.

Selain itu, laga uji coba melawan PSIM Yogyakarta dan Kendal Tornado FC juga dijalani sebagai persiapan musim kompetisi sepak bola kasta teratas di tanah air itu.

“Selama pramusim, cara bermain pemain kami sudah lebih baik,” ucap mantan pelatih klub PEC Zwolle itu.

Untuk itu, ia tak ingin pengalaman buruk kembali terulang ketika menelan kekalahan pada laga pembuka musim kompetisi 2023/2024 saat menjamu PSS Sleman di kandang sendiri. Saat itu, tim Bali dipermalukan tim tamu dengan skor tipis 0-1.

Senada dengan sang pelatih, kapten Bali United Ricky Fajrin mengaku siap menerapkan materi latihan yang diberikan oleh Coach Johnny di lapangan.

Ia berharap situasi lapangan di kandang sendiri dengan dukungan suporter menjadi tambahan amunisi untuk tim tuan rumah.

Adapun laga perdana sekaligus pembuka Super League 2026/2027 di Stadion Dipta, Bali, juga menjadi sejarah baru karena untuk pertama kalinya suporter tamu kembali mendapat akses setelah empat tahun dilarang hadir.

Pada pertandingan melawan PSS Sleman itu, manajemen Bali United mencatat stadion sudah penuh dengan jumlah penonton mencapai sekitar 15.000 orang.

Ricky Fajrin menyambut positif keputusan penyelenggara yang mengizinkan kembali suporter tamu untuk datang ke stadion lawan.

“Kami berharap ketua suporter juga saling menjaga keamanan,” ucapnya.



Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026