Bangkok (ANTARA) - Pemerintah Laos menetapkan masa berkabung nasional selama lima hari untuk menghormati Xaysomphone Phomvihane, ketua parlemen yang tutup usia pada Sabtu pagi (8/8).
Ketua Majelis Nasional sekaligus anggota politbiro Partai Revolusioner Rakyat Laos berusia 70 tahun itu meninggal dunia akibat vaskulitis, sebuah penyakit autoimun.
Sebuah pernyataan bersama yang dikeluarkan oleh partai, parlemen, pemerintah, dan pihak keluarga menyebutkan bahwa masa berkabung nasional itu akan dimulai pada Ahad (9/8).
Upacara pemakaman resmi akan dilangsungkan di ibu kota Laos, Vientiane, pada 13 Agustus.
Negarawan yang pernah menempuh pelatihan di Vietnam dan Uni Soviet itu dipuji oleh kantor berita negara, Lao News Agency, sebagai pemimpin yang luar biasa dan salah satu tokoh kunci Komite Sentral Partai.
Dia dipandang sebagai sosok yang berpengetahuan luas dan memiliki pengalaman kepemimpinan yang mendalam di berbagai pemerintahan daerah maupun beragam sektor lainnya
Pewarta: Cindy Frishanti OctaviaEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.