Istanbul (ANTARA) - Para menteri luar (menlu) negeri dari Indonesia, negara Arab, dan negara Islam berkumpul di Yordania, Rabu, untuk merumuskan sikap bersama terkait Yerusalem.

Menurut kantor berita resmi Yordania, Petra, pertemuan tersebut berlangsung di tengah meningkatnya tindakan ilegal Israel yang dinilai menargetkan identitas kota tersebut serta situs-situs suci Islam dan Kristen.

Pertemuan dihadiri anggota komite menteri Arab, yang bertugas menghadapi kebijakan dan tindakan Israel di Yerusalem, Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Aboul Gheit, serta menlu dari Turkiye, Pakistan, Indonesia, dan Malaysia.

Dalam pertemuan tersebut, para menteri membahas perkembangan situasi di Yerusalem dan kawasan suci di sekitarnya, dengan tujuan menyepakati posisi bersama untuk menghadapi meningkatnya kebijakan dan tindakan Israel yang dinilai melanggar hukum internasional.

Komite tersebut beranggotakan Yordania, Tunisia, Aljazair, Arab Saudi, Somalia, Irak, Qatar, Mesir, dan Maroko, serta Sekretaris Jenderal Liga Arab.

Yordania menjadi tuan rumah pertemuan tersebut karena perannya sebagai penjaga situs-situs suci Islam dan Kristen di Yerusalem.

Pembahasan berlangsung di tengah berlanjutnya langkah-langkah Israel, yang menurut negara-negara Arab dan Islam, mengancam identitas Yerusalem, warisan keagamaan, serta status historis kota tersebut.

Sumber: Anadolu



Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Editor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

COPYRIGHT © ANTARA 2026