Badung (ANTARA) - Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali menyelenggarakan aksi sosial bertajuk “Membina dan Berbagi” untuk membantu para kader Posyandu di Kabupaten Badung.
“Kami berterima kasih kepada jajaran Posyandu Provinsi Bali atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada kader di wilayah Badung,” ujar Ketua Tim Pembina Posyandu Badung Rasniathi Adi Arnawa di Mangupura, Selasa.
Aksi sosial itu merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi kader posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan dasar dan pemberdayaan di tingkat masyarakat.
Kegiatan dilakukan dengan penyerahan bantuan kebutuhan pokok dan pendukung kerja kepada 78 orang kader dari Kelurahan Abianbase dan 60 orang kader dari Desa Selat, Badung.
Mereka menerima paket lengkap berisi 30 kilogram beras, 2 keranjang telur, 2 kotak susu, serta majalah panduan Posyandu bagi setiap orang.
Penyerahan dilakukan sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian tanpa lelah, ketulusan, dan konsistensi kader dalam melayani lingkungan masing-masing setiap harinya.
Rasniathi Adi Arnawa mengungkapkan kader posyandu adalah pilar utama kesehatan dan kesejahteraan keluarga yang bekerja tulus, ikhlas, dan penuh semangat demi mewujudkan keluarga Badung yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
“Untuk itu sinergi kuat antara tingkat provinsi dan kabupaten menjadi pondasi utama untuk terus memajukan pelayanan Posyandu yang merata, berkualitas, berkelanjutan, dan benar-benar menyentuh hati setiap lapisan masyarakat,” ungkap dia.
Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali Putri Suastini Koster menjelaskan Posyandu memiliki peran strategis yang tidak hanya terbatas pada pelayanan kesehatan semata.
“Posyandu menjadi mitra utama pemerintah desa maupun kelurahan dalam mendorong pemberdayaan masyarakat, perencanaan pembangunan yang tepat sasaran, serta peningkatan kualitas pelayanan publik secara menyeluruh,” jelas dia.
Ia menambahkan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 telah menetapkan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu, meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman serta ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.
“Hal ini menegaskan posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan yang berperan luas dan menyentuh seluruh aspek kehidupan masyarakat,” pungkas Putri Suastini Koster.
Pewarta: Naufal Fikri Yusuf/Rolandus NampuEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.