Istanbul (ANTARA) - Rusia melancarkan gelombang serangan rudal balistik ke Ukraina pada Kamis pagi waktu setempat, dengan ledakan dilaporkan terdengar di ibu kota Kiev dan sejumlah kota lainnya.
Wali Kota Kiev Vitali Klitschko, melalui media sosial Telegram, menyebut ibu kota Ukraina terkena serangan rudal balistik, dengan serangan lanjutan berpotensi masih akan terjadi.
"Tetaplah di tempat aman!" kata Klitschko, sembari menambahkan bahwa kebakaran terjadi di Distrik Sviatoshynskyi akibat puing-puing dari rudal yang berhasil dicegat.
Ia juga melaporkan terjadinya kebakaran di Distrik Obolonskyi, tetapi bukan di daerah tempat tinggal warga.
Laporan kantor berita RIA Novosti menyebut ledakan terdengar di Kiev, Poltava, dan Kryvyi Rih di tengah peringatan serangan udara yang berlangsung.
Serangan tersebut terjadi beberapa jam setelah Presiden Volodymyr Zelenskyy memperingatkan bahwa Rusia sedang mempersiapkan serangan berskala besar ke Ukraina.
"Rusia sudah mempersiapkan serangan besar dari beberapa hari yang lalu, dan ada kemungkinan tinggi bahwa serangan akan berlangsung malam ini," kata Zelenskyy melalui media sosialnya.
Ia juga mengimbau masyarakat Ukraina untuk memerhatikan peringatan serangan udara
Pewarta: Nabil IhsanEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.