Singaraja, Bali (ANTARA) - Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja Bali menggalang bantuan bagi warga kurang mampu di Desa Tunjung, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng melalui donasi terbuka kepada masyarakat.
"Penggalangan dana ini juga sebagai implementasi surat edaran Ditjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI tentang pengentasan kemiskinan," kata Ketua LPPM Institut Mpu Kuturan Dr Ida Bagus Putu Eka Suadnyana di Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, Kamis.
Ia mengatakan program tersebut digagas bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan akan menyalurkan bantuan kepada warga kurang mampu dengan kriteria lanjut usia (lansia), dan penyandang disabilitas di Desa Tunjung, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng.
Menurut dia, program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan institut keagamaan Hindu satu-satunya di Pulau Dewata tersebut telah secara konsisten dilaksanakan setiap tahun.
Tahun ini, kata dia, pelaksanaannya juga menjadi bagian dari implementasi kebijakan Direktorat Jenderal Bimas Hindu yang mendorong perguruan tinggi keagamaan Hindu mengambil peran lebih aktif dalam upaya pengentasan kemiskinan.
"Kegiatan ini bukan sekadar kegiatan berbagi, tetapi menjadi bentuk nyata komitmen Institut Mpu Kuturan dalam menjalankan fungsi pengabdian kepada masyarakat," papar dia.
Lebih jauh ia menambahkan, perguruan tinggi tidak hanya memiliki tanggung jawab menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga membangun kepedulian sosial di kalangan sivitas akademika melalui berbagai aksi kemanusiaan.
Terlebih, perguruan tinggi saat ini harus dirasakan manfaatnya bukan hanya terkait pendidikan semata, lebih jauh dari itu harus benar-benar berkontribusi bagi kondisi-kondisi riil di lapangan.
Pihaknya juga ingin menanamkan kepada mahasiswa bahwa ilmu pengetahuan harus berjalan beriringan dengan empati dan kepedulian sosial pada lingkungan sekitar.
"Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar bahwa kehadiran perguruan tinggi harus mampu memberikan solusi dan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, dan keluarga kurang mampu," katanya.
Pewarta: Rolandus Nampu/IMBA PurnomoEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.