Denpasar (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Badung meninjau proyek penataan pedestrian sepanjang 3,5 meter di Pantai Kuta guna meningkatkan kualitas infrastruktur kawasan wisata unggulan Bali.
"Penataan pedestrian ini bukan sekadar membangun trotoar, namun menghadirkan kawasan wisata yang lebih tertata, nyaman, aman, dan berkelas," ujar Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat inspeksi lapangan bersama Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, Sabtu (4/7/2026).
Pemerintah memfokuskan pengerjaan tahap pertama tahun 2026 pada sisi timur jalan sebelum nantinya dilanjutkan hingga kawasan Padma di bagian utara.
Proyek penataan lanskap pejalan kaki ini diselaraskan dengan penanganan abrasi pesisir melalui pembangunan pemecah gelombang (breakwater) dan penambahan pasir pantai (beach nourishment).
"Bagi bangunan atau pemanfaatan lahan yang berada di sempadan pantai dan tidak sesuai ketentuan, tentu akan dilakukan penataan sesuai aturan," kata Adi Arnawa menambahkan terkait penertiban kawasan pesisir.
Rencana penataan selanjutnya juga menyasar jalur barat kawasan pantai termasuk peluang pelebaran trotoar agar ruang publik pejalan kaki menjadi semakin luas.
Langkah strategis ini diharapkan mampu mempertahankan posisi Pantai Kuta sebagai destinasi wisata kelas dunia yang berdampak positif pada perekonomian masyarakat.
Pewarta: Antaranews BaliEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.