Badung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen penuh untuk menjamin kesetaraan ruang bagi seluruh lapisan masyarakat dalam melakukan kegiatan seni dan budaya.
“Sebagai langkah konkret berkelanjutan, kami melalui Listibiya Badung akan terus mengintensifkan pembinaan, pendampingan, serta perluasan ruang pentas bagi seniman disabilitas,” ujar Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dalam keterangannya di Mangupura, Jumat.
Ia mengatakan keterbatasan fisik bukan penghalang untuk menghasilkan karya seni berkualitas tinggi. Untuk itu, ia mengapresiasi kreasi para seniman disabilitas di wilayahnya.
Salah satu yang mendapatkan apresiasi adalah para seniman dari Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Badung yang telah mementaskan kesenian Arja Negak dalam ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) 2026.
Menurut Bupati Adi Arnawa, para seniman dengan segala keterbatasan tetap mampu menghadirkan penampilan Arja Negak dengan kualitas yang sangat membanggakan.
“Ke depannya kami berharap potensi seni penyandang disabilitas juga merambah cabang kesenian Bali lainnya. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat nilai inklusivitas sekaligus memperkaya keragaman pelestarian seni budaya di Pulau Dewata,” ungkap dia.
Ia menambahkan, pihaknya juga mengapresiasi ajang Pesta Kesenian Bali yang telah bertransformasi menjadi ruang publik yang inklusif.
"Kami menyaksikan bahwa Pesta Kesenian Bali benar-benar menjadi wadah bagi semua kalangan, tanpa membedakan penyandang disabilitas maupun non-disabilitas. Ini merupakan langkah yang sangat baik dan harus terus kita dorong," tutur Bupati Adi Arnawa.
Pewarta: Naufal Fikri Yusuf/Rolandus NampuEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.