Moskow (ANTARA) - Gempa susulan berkekuatan sekitar magnitudo 5 berpotensi terjadi di Venezuela dalam beberapa hari mendatang setelah serangkaian gempa kuat mengguncang negara itu, menurut Ketua Perhimpunan Geologi Venezuela Feliciano de Santis.

Surat kabar Universal pada Kamis melaporkan bahwa gempa susulan dengan intensitas lebih rendah juga kemungkinan masih akan tercatat setelah gempa besar yang terjadi pada Rabu.

Berdasarkan data Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), dua gempa kuat mengguncang Venezuela pada Rabu dengan magnitudo masing-masing 7,2 dan 7,5.

Gempa pertama berpusat sekitar 16 kilometer dari Moron, sementara gempa kedua terjadi sekitar 24 kilometer dari San Felipe.

Koresponden RIA Novosti melaporkan bahwa gempa tersebut menyebabkan kerusakan bangunan dan korban jiwa di ibu kota Caracas.

Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez mengatakan sedikitnya 32 orang tewas dan lebih dari 700 lainnya terluka akibat bencana tersebut.

Menurut Rodriguez, gempa menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan, termasuk kawasan permukiman di Caracas.

Kerusakan juga dilaporkan terjadi di negara bagian Miranda, La Guaira, Aragua, Carabobo, dan Falcon.

Pemerintah Venezuela telah menetapkan status keadaan darurat dan mengerahkan tim pencarian serta penyelamatan untuk menangani dampak gempa.

Sumber: Sputnik

 



Pewarta: Yoanita Hastryka Djohan
Editor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026