Bangli, Bali (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangli mengedukasi ratusan kepala lingkungan (kaling) dan kepala dusun (kadus) terkait operasional digitalisasi perlindungan sosial (perlinsos) agar pendataan dan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran.
“Kami menargetkan seluruh agen yang berjumlah 589 orang dapat memperoleh pemahaman yang sama terkait penggunaan portal perlinsos,” kata Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Bangli I Nyoman Murditha di Bangli, Bali, Senin.
Ia menegaskan pentingnya peran perangkat kewilayahan dalam mendukung pelaksanaan program digitalisasi perlindungan sosial agar data masyarakat penerima bantuan dapat terverifikasi dengan baik dan tepat sasaran.
Menurut dia, portal Perlinsos merupakan inovasi yang dikembangkan pemerintah untuk meningkatkan akurasi data penerima bantuan sosial sekaligus mempermudah proses pendataan dan verifikasi secara digital.
Melalui sistem itu, pemerintah dapat memperoleh data penerima bantuan sosial yang lebih valid, transparan, dan terintegrasi sehingga penyaluran bantuan dapat berjalan lebih efektif dan sesuai data atau tepat sasaran.
Edukasi itu merupakan lanjutan rangkaian sosialisasi portal perlinsos yang telah dilaksanakan sebelumnya untuk menjangkau seluruh agen dan petugas pendataan yang tersebar di Kabupaten Bangli.
Dalam kesempatan itu, para kadus dan kaling diberikan pemahaman teknis terkait mekanisme penggunaan portal perlinsos dalam proses registrasi, pembaruan data sosial, hingga verifikasi data calon penerima bantuan sosial.
“Langkah ini sekaligus menjadi upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi informasi,” imbuhnya.
Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta WigunaEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.