Denpasar (ANTARA) - Ratusan personel gabungan Polresta Denpasar dan Polda Bali disiagakan untuk pengamanan aksi demonstrasi damai yang digelar oleh Aliansi Bali Bergerak di depan Kantor DPRD Provinsi Bali, Jalan Kusumaatmaja, Denpasar Timur, Senin.
Sebelum pelaksanaan pengamanan, seluruh personel mengikuti apel kesiapan yang dipimpin langsung Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Lenardo D. Simatupang.
Dalam arahannya, Kapolresta Denpasar menegaskan kehadiran personel kepolisian merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat yang menggunakan ruang demokrasi untuk menyampaikan aspirasi. Seluruh personel diminta menjalankan tugas sesuai fungsi dan ploting yang telah ditentukan serta mengedepankan pendekatan persuasif selama kegiatan berlangsung.
Kapolresta juga menekankan agar personel bertindak sabar, tulus, dan humanis serta menghindari tindakan yang dapat memicu terjadinya gangguan keamanan maupun tindakan anarkis.
Sebanyak 459 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan aksi ini. Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan pengamanan dilakukan untuk menjamin seluruh rangkaian aksi penyampaian pendapat dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
"Polri hadir untuk memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat yang menyampaikan aspirasi secara damai. Personel yang bertugas telah diarahkan untuk mengedepankan pendekatan humanis, profesional, dan sesuai SOP sehingga hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat dapat berjalan dengan baik tanpa mengganggu ketertiban umum," ujar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya.
Dengan kesiapan personel dan sinergi seluruh unsur pengamanan, kegiatan aksi damai diharapkan dapat berlangsung lancar, aman, dan tetap menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kota Denpasar.
Adapun massa aksi yang berpusat di Kantor DPRD Bali tersebut berasal dari 13 fakultas Universitas Udayana, PMKRI, GMNI, BEM Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas), BEM Warmadewa dan elemen masyarakat lainnya.
Ada 13 tuntutan yang disampaikan oleh massa aksi yakni isu BBM, deforestasi, Koperasi Merah Putih hingga pembebasan tahanan politik.
Pewarta: Rolandus NampuEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.