Badung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung, Bali, berupaya menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan melalui kegiatan pasar murah bersubsidi.

“Kegiatan ini sejalan dengan komitmen kami dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan hari raya,” ujar Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dalam keterangannya di Mangupura, Minggu.

Ia mengatakan menjelang Hari Raya Galungan yang jatuh pada Rabu (17/6) dan Kuningan pada Sabtu (27/6), kebutuhan masyarakat pasti meningkat dan berpotensi mempengaruhi harga sejumlah kebutuhan pokok.

Menurut dia, pengendalian inflasi membutuhkan partisipasi aktif masyarakat, lembaga adat, koperasi, dan pelaku usaha agar manfaatnya dirasakan langsung oleh warga.

Untuk itu kegiatan pasar murah yang diselenggarakan di Banjar Adat Penyarikan, Kuta Selatan, Badung itu juga melibatkan kolaborasi Banjar Adat Penyarikan, Koperasi Ngardi Rahayu, Perumda Pasar dan Pangan Giri Mangu Sedana, serta pelaku usaha lokal.

Ia menilai saat pemerintah hadir melalui kebijakan dan masyarakat bergerak melalui semangat gotong royong, manfaatnya akan langsung dirasakan oleh warga.

“Langkah tersebut menjadi bentuk dukungan nyata masyarakat terhadap kebijakan kami dan menjadi merupakan contoh nyata semangat gotong royong masyarakat mampu mendukung program pengendalian inflasi pemerintah,” katanya.

Bupati Adi Arnawa mengungkapkan kegiatan itu tidak hanya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal dan UMKM.



Pewarta: Naufal Fikri Yusuf/Rolandus Nampu
Editor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026