Denpasar (ANTARA) - BUMN PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mengalokasikan lahan kepada Pemerintah Kota Denpasar untuk pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) selama masa pakai 30 tahun
“Bali adalah etalase Indonesia di mata dunia, karena itu pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan menjadi kebutuhan penting,” kata Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Achmad Muchtasyar melalui keterangan pers di Denpasar, Bali, Sabtu.
Pihaknya menyiapkan lahan seluas enam hektare yang berada di kawasan Benoa untuk pembangunan fasilitas PSEL beserta sarana pendukung lainnya. Adapun lahan yang disediakan itu merupakan lahan dengan status Hak Pengelolaan (HPL).
Ia menambahkan kerja sama itu diharapkan dapat menjaga kualitas lingkungan, mendukung sektor pariwisata, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Rencananya, peletakan batu pertama pembangunan fasilitas PSEL di lahan itu dilaksanakan pada 8 Juli 2026 dan diharapkan mampu mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA) Suwung Denpasar sekaligus menghasilkan energi terbarukan yang memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi Bali.
Sebelumnya, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menjelaskan kerja sama PSEL untuk strategi jangka panjang tersebut sebagai tonggak penting dalam percepatan pembangunan infrastruktur pengelolaan sampah di Bali.
“Melalui teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik, kami berharap volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir dapat berkurang secara signifikan sekaligus menghasilkan energi yang bermanfaat bagi masyarakat,” imbuhnya.
Adapun kerja sama itu telah diteken kedua pihak di Gedung Kertha Sabha Kompleks Kediaman Gubernur Bali Jaya Sabha pada Rabu (10/6) disaksikan oleh Menteri Lingkungan Hidup Mohamad Jumhur Hidayat, Gubernur Bali Wayan Koster, jajaran pemerintah daerah, perwakilan Danantara Indonesia, serta pemangku kepentingan terkait lainnya.
Sementara itu, berdasarkan data Sistem Informasi Kinerja Pengelolaan Sampah Nasional Kementerian Lingkungan Hidup, jumlah timbulan sampah di Kota Denpasar per hari mencapai sekitar 1.033 ton per hari.
Pewarta: RedaksiEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.