Denpasar (ANTARA) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali mengutamakan pelaksanaan pasar murah dengan prinsip tepat waktu, tepat lokasi, tepat sasaran (3T) guna mengantisipasi inflasi menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan.
“Upaya tersebut dilakukan untuk mengatasi tantangan pengendalian inflasi,” kata Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali Achris Sarwani di sela rapat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Bali di Denpasar, Kamis.
Selain optimalisasi pasar murah, ia melanjutkan upaya lain perlu dilakukan di antaranya penguatan pengawasan stok pangan daerah bekerja sama dengan satgas pangan dan pelaksanaan sidak pasar.
Menurut dia, optimalisasi realisasi kerja sama Antar Daerah (KAD) perlu digenjot untuk mendukung ketersediaan stok pangan menjelang periode Galungan-Kuningan.
Selain itu, lanjut dia, penguatan fasilitas pengairan untuk jangka panjang khususnya dalam memitigasi risiko El-Nino untuk menjaga produksi lokal daerah, dan penguatan komunikasi publik untuk membentuk optimisme masyarakat menghadapi momentum Galungan-Kuningan.
Ia menambahkan sejumlah tantangan pengendalian inflasi di antaranya tingginya permintaan barang dan jasa pada periode Galungan-Kuningan yang dibarengi dengan periode musim puncak wisatawan nusantara libur sekolah, ketidakpastian cuaca pada peralihan musim hujan ke kemarau disertai potensi El Nino moderat yang memengaruhi produksi pertanian.
Selain itu, berlanjutnya ketidakpastian global berpotensi pada kenaikan lanjutan harga bensin dan bahan bakar rumah tangga.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra dalam arahannya menyampaikan pentingnya pengendalian inflasi mengingat stabilitas harga sangat menentukan terjaganya kesejahteraan dan daya beli masyarakat Bali.
“Harapannya, inflasi dapat dijaga, komoditas dapat tersedia dan mudah dijangkau,” ucap Dewa Made Indra.
Sekda Bali juga menekankan kelancaran distribusi, karena saat hari besar keagamaan permintaan kebutuhan pangan meningkat, sehingga peran TPID Bali menjadi penting untuk memastikan ketersediaan pasokan.
Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta WigunaEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.