Denpasar (ANTARA) - Kontingen Kota Denpasar kembali menegaskan dominasinya di ajang Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Provinsi Bali 2026 dengan berhasil mempertahankan gelar sebagai juara umum.

Pada perhelatan yang berlangsung 5-10 Juni 2026 tersebut, Denpasar tampil sebagai kontingen terbaik dengan raihan 345 medali emas, 264 perak, dan 197 perunggu.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar Anak Agung Gede Wiratama di Denpasar, Kamis mengatakan keberhasilan itu sekaligus memperpanjang tradisi prestasi Kota Denpasar sebagai salah satu kekuatan utama olahraga pelajar di Bali, meskipun harus menghadapi persaingan yang semakin ketat dari seluruh kabupaten/kota peserta.

Berdasarkan hasil akhir perolehan medali, posisi juara umum kedua diraih Kabupaten Badung dengan koleksi 268 emas, 238 perak, dan 223 perunggu, sedangkan juara umum ketiga ditempati Kabupaten Buleleng dengan raihan 152 emas, 153 perak, dan 104 perunggu.

Agung Wiratama menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, serta jajaran kontingen yang telah berjuang maksimal selama pelaksanaan Porjar Bali 2026.

"Persaingan antar kontingen kabupaten/kota tahun ini sangat ketat, sehingga kami terus memberikan motivasi kepada para atlet agar tetap berjuang memberikan yang terbaik," ujarnya.

Menurut Agung Wiratama, keberhasilan mempertahankan gelar juara umum merupakan hasil dari proses pembinaan yang berkelanjutan, disiplin latihan, serta semangat juang tinggi yang ditunjukkan para atlet muda Denpasar di berbagai cabang olahraga.

Ia menegaskan capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan penuh Wali Kota Denpasar dan Wakil Wali Kota Denpasar yang terus memberikan motivasi kepada para atlet selama proses persiapan hingga pertandingan berlangsung.

Pihaknya berharap prestasi yang diraih pada Porjar Bali 2026 dapat menjadi motivasi bagi para pelajar untuk terus mengembangkan potensi di bidang olahraga sekaligus mempersiapkan diri menuju jenjang kompetisi yang lebih tinggi.



Pewarta: Rolandus Nampu
Editor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026