Gianyar, Bali (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Gianyar, Bali, melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DKPKP) menggelar pasar murah menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan untuk mendukung stabilitas harga.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau dan pasokan yang memadai menjelang hari raya,” kata Kepala DKPKP I Gusti Agung Sri Widyawati di Alun Alun Kota Gianyar, Kamis.

Pasar murah itu melibatkan 25 unsur pelaku mulai dari UMKM, BUMD, kelompok tani, Bulog, dan pelaku usaha pangan yang berkolaborasi untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok di tengah meningkatnya permintaan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

Dalam pasar murah yang dilaksanakan 11-12 Juni itu masyarakat dapat membeli berbagai komoditas pangan seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, bawang merah, bawang putih, cabai, buah-buahan, serta aneka produk pangan lainnya yang banyak dibutuhkan untuk persiapan hari raya dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.

Selain membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, gerakan pangan murah juga menjadi wadah yang mempertemukan produsen dan konsumen secara langsung.

Melalui keterlibatan kelompok tani, distributor, UMKM, dan pelaku usaha pangan, rantai distribusi dapat dipersingkat sehingga harga yang diterima masyarakat menjadi lebih kompetitif.

Sri Widyawati menambahkan pasar murah juga bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah yang dilakukan secara berkelanjutan, khususnya pada periode meningkatnya permintaan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

"Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga pangan," tegasnya.



Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026