Denpasar (ANTARA) - Perum Bulog Bali memastikan jaringan resmi mereka menjual minyak goreng merek Minyakita sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan.
“Seluruh mitra jaringan Bulog Bali wajib menjual Minyakita sesuai HET yang telah ditetapkan pemerintah, kami memastikan bahwa seluruh mitra binaan menjual Minyakita sesuai dengan HET,” kata Pemimpin Wilayah Bulog Bali Simon Melkisedek Lakapu di Denpasar, Senin.
Ia merespons isu minyak goreng itu dijual di atas HET di beberapa lokasi, sedangkan ketika ditelusuri ke jaringan resmi di Pasar Nyanggelan Denpasar, ia tak menemukan tindakan tersebut.
Ini menunjukkan bahwa jika terdapat pedagang maupun distributor yang menjual Minyakita melebihi harga yang telah ditetapkan pemerintah maka pihak tersebut dipastikan bukan mitra jaringan distribusi resmi Bulog.
Bulog Bali menjual Minyakita Rp14.500/liter, kemudian pedagang resmi akan menjual kembali maksimal Rp15.700/liter.
“Kami menegaskan bahwa apabila ditemukan pedagang atau distributor yang menjual Minyakita di atas HET, maka oknum tersebut bukan merupakan pedagang maupun distributor binaan, seluruh mitra resmi telah diberikan arahan dan komitmen untuk mematuhi ketentuan harga yang berlaku,” ujarnya menegaskan.
Simon menyampaikan apabila terdapat praktik perdagangan yang merugikan masyarakat di lapangan, pihaknya mendukung penuh upaya pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah daerah, satgas pangan, maupun instansi terkait dalam menjaga stabilitas harga dan mencegah praktik melanggar tersebut.
Masyarakat diimbau untuk membeli Minyakita melalui jaringan distribusi resmi, pasar tradisional yang bekerja sama dengan Bulog, serta Rumah Pangan Kita (RPK) binaan agar memperoleh produk dengan harga sesuai ketentuan.
Simon mengatakan mereka juga akan terus memperkuat distribusi pangan pokok strategis sebagai bagian dari komitmen dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta mendukung ketahanan pangan di Provinsi Bali.
Seperti minyak goreng subsidi, sejak Januari 2026 hingga Juni, Bulog Bali sudah mendistribusikan 786.958 liter.
“Kami berkomitmen menjaga ketersediaan pasokan Minyakita bagi masyarakat Bali, distribusi telah kami lakukan secara masif ke pasar-pasar tradisional SP2KP, jaringan RPK dan mitra binaan,” kata dia.
Pewarta: Ni Putu Putri MuliantariEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.