Denpasar (ANTARA) - Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) menggelorakan semangat antinarkotika melalui turnamen Padel sebagai sarana preventif yang efektif dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap ancaman penyalahgunaan narkotika. 

Hal itu disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol BNN RI Brigjen Pol. Putu Putera Sadana dalam Turnamen Padel Piala Kepala BNN RI Tahun 2026 Volume 2 Bali Series yang digelar dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 di Sanur, Denpasar, Bali, Minggu.

Dalam sambutannya, Sadana menekankan turnamen tersebut bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, melainkan bagian dari kampanye nasional untuk mengajak masyarakat menerapkan gaya hidup sehat dan menjauhi narkotika.

“Olahraga ini mampu membangun ketahanan masyarakat dari ancaman bahaya penyalahgunaan narkotika,” ujarnya.

Sadana mengingatkan peredaran dan penyalahgunaan narkotika masih menjadi ancaman serius di Indonesia. 

Kejahatan narkotika bahkan dikategorikan sebagai extraordinary crime atau kejahatan luar biasa yang membutuhkan penanganan secara komprehensif.

Menurutnya, upaya pemberantasan narkotika tidak dapat hanya mengandalkan aspek penegakan hukum, tetapi diperlukan langkah pencegahan yang adaptif dan inovatif untuk menekan angka penyalahgunaan narkotika di masyarakat.

Berdasarkan survei kolaboratif antara BNN, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Badan Pusat Statistik (BPS), angka prevalensi penyalahgunaan narkotika di Indonesia pada periode 2023-2025 mencapai 2,11 persen. 

Angka tersebut setara dengan sekitar 4,1 juta jiwa dari total populasi Indonesia usi produktif.

BNN menilai momentum peringatan HANI 2026 harus menjadi alarm kesadaran kolektif bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat langkah-langkah pencegahan.

Pendekatan olahraga, lanjutnya, sejalan dengan Program Ananda Bersinar (Anak Indonesia Bersih Narkotika), yang menitikberatkan pada upaya pencegahan sejak dini atau early prevention. 

Program tersebut bertujuan menciptakan generasi muda yang tangguh dan berkarakter sebagai bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas 2045.

“Membudayakan gaya hidup sehat melalui olahraga menjadi wujud konkret implementasi program tersebut,” katanya.

Pada kesempatan itu, BNN juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam turnamen dan mengucapkan selamat kepada para atlet yang berhasil meraih prestasi sebagai juara.

Sadana mengatakan Turnamen Padel Piala Kepala BNN RI Tahun 2026 Volume 2 Bali Series menyasar ratusan anak muda usia produktif sebagai bentuk tanggung jawab negara terhadap generasi penerus bangsa.



Pewarta: Rolandus Nampu
Editor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026