Gianyar, Bali (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengembangkan layanan darurat pada nomor 112 secara gratis guna memastikan kecepatan respons kepada masyarakat.
“Layanan 112 Kabupaten Gianyar kami kembangkan sebagai sistem respons kedaruratan yang terintegrasi dan berorientasi pada keselamatan masyarakat,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta di Gianyar, Bali, Senin.
Ia menegaskan keberhasilan layanan 112 tidak terlepas dari sinergi seluruh perangkat daerah, unsur TNI/Polri, relawan serta berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam penanganan kedaruratan di Kabupaten Gianyar.
Pihaknya berharap pengalaman dan inovasi yang telah diterapkan di Gianyar dapat menjadi bahan pembelajaran bersama untuk memperkuat sistem layanan darurat 112 di seluruh Bali, sehingga masyarakat mendapatkan perlindungan dan pelayanan terbaik saat menghadapi kondisi darurat.
“Melalui dukungan teknologi, koordinasi lintas instansi, serta kesiapsiagaan operator selama 24 jam, kami berupaya memastikan setiap laporan yang masuk dapat ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan terdokumentasi dengan baik,” ucapnya.
Nomor darurat itu dilengkapi pemanfaatan aplikasi OmniX CRM dan MicroSIP yakni pengelolaan panggilan terkini (real time) serta mekanisme operasional yang mencakup penerimaan laporan, identifikasi kejadian, koordinasi antarinstansi hingga penanganan lapangan yang cepat dan terdokumentasi.
Sepanjang 2026, lanjut dia, kemampuan sistem melampaui target nasional sebesar 95 persen, disertai capaian respons dan penanganan laporan masyarakat yang terus meningkat.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya mengapresiasi layanan Command Center 112 milik Pemerintah Kabupaten Gianyar yang dinilai berhasil menghadirkan layanan kedaruratan cepat, terintegrasi dan bebas biaya bagi masyarakat.
Ia berharap layanan itu menjadi rujukan bagi kabupaten/kota lain di Bali dalam pengembangan pelayanan publik berbasis pusat komando terintegrasi.
Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta WigunaEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.