Denpasar (ANTARA) - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur khususnya The Meru memperkuat posisi sebagai kawasan wellness tourism atau wisata kebugaran lewat penyelenggaraan pameran produk kecantikan Beautiverse 2026. 

“Jadi wellness tourism kan secara umum memang memiliki delapan dimensi, ada spiritual, edukasi, sosial, lingkungan, dan lainnya, termasuk pameran yang menggabungkan kecantikan dan kebugaran ini, sangat pas dan mendukung posisi KEK Sanur,” kata Director of Wellness The Meru Sanur Rahma Susanti di Denpasar, Sabtu. 

Rahma mengatakan melalui kegiatan-kegiatan tersebut, masyarakat akan semakin mengenal kawasan, apalagi pameran produk kecantikan itu sudah memasuki penyelenggaraan tahun kedua.

“Iya ini untuk mengenalkan diri tapi dengan bilang Beautiverse pasti masyarakat tahu, apalagi sekarang serba teknologi dan anak muda di Bali pasti terhubung dan dukung kegiatan seperti ini,” ujar dia.

Untuk semakin menonjolkan peran kawasan wisata kebugaran gagasan Kementerian BUMN tersebut, di tahun kedua bersama pendiri Beautiverse, Rahma menghadirkan pengalaman yoga di atas air.

Kegiatan yang akan rutin digelar itu dibuat untuk menunjukkan bagaimana cantik bugar yang sesungguhnya.

Rahma menjelaskan cantik itu lahir dari keterlibatan emosional dengan lingkungan dengan yoga yang pada akhirnya memberi ketenangan pikiran dan tubuh.

Rahma juga menjelaskan tahun depan KEK Sanur juga bersiap membuka Ethno Wellness Garden dengan lahan sekitar 5 hektar ditumbuhi 150 spesies herbal.

Lokasi tersebut akan semakin mendukung kegiatan-kegiatan wisata kebugaran baik Beautiverse maupun pameran lainnya seperti Bali Wellness Expo, serta memperkuat proses sertifikasi kawasan.

 

The Meru KEK Sanur dan Beautiverse gelar konferensi pers jelang pameran produk kecantikan di Denpasar, Bali, Sabtu 9/5/2026. (ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari)

 

Sementara itu Founder & Project Director Beautiverse Paulus Herry Arianto menambahkan kegiatan Sabtu ini merupakan permulaan dalam menyambut pameran produk kecantikan Beautiverse 2026.

“Hari ini menandai dimulainya perjalanan menuju rangkaian utama pada 18–20 Desember 2026, jadi beauty, wellness, dan sustainability akan dihadirkan dalam pendekatan yang lebih holistik dan saling terhubung,” ujar dia.

Jika tahun lalu mereka menghadirkan 70 jenama produk dengan 6.000 peserta yang hadir, maka tahun 2026 panitia menargetkan 100 jenama dalam dan luar negeri bergabung dengan 8.000 peserta.

Yang berbeda, mereka akan menggelar serangkaian aktivitas jelang bulan Desember seperti yoga di atas air pada Sabtu ini, dan lokakarya lainnya di bulan Agustus dan November.

 



Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
Editor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026