Jakarta (ANTARA) - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menyampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin beberapa waktu lalu juga membahas potensi mengirimkan warga Indonesia mengikuti program pelatihan kosmonot.

Dalam konferensi pers di Kantor Staf Presiden (KSP) di Jakarta, Rabu, Sugiono menjelaskan dalam kunjungan ke Moskow, Rusia, Putin dan Prabowo membicarakan sejumlah potensi kerja sama kedua negara dan upaya-upaya yang dilakukan dalam rangka menghadapi situasi global termasuk kondisi di Timur Tengah yang mempengaruhi kondisi energi di sejumlah negara.

"Hal-hal lain yang dibahas juga mengenai kerjasama di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, kemudian antariksa. Pak Presiden juga menyampaikan kemungkinan untuk Indonesia mengirimkan orang-orang yang terpilih dan terbaik untuk bisa mengikuti program kosmonotnya Rusia," kata Sugiono.

Ia mengatakan langkah itu penting karena mengirimkan awak dan alat khusus ke orbit luar angkasa merupakan salah satu parameter negara memiliki keunggulan teknologi.

Beberapa isu utama yang dibahas dengan Presiden Prabowo dan Putin termasuk transisi energi, energi alternatif seperti biodiesel dan bioetanol, selain juga isu kebutuhan pupuk yang muncul karena kondisi di Timur Tengah.



Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

COPYRIGHT © ANTARA 2026