Washington (ANTARA) - Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance kemungkinan akan memimpin lagi delegasi AS dalam putaran kedua negosiasi dengan Iran apabila dilaksanakan nantinya, kata laporan media CNN.
Pada Selasa, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa putaran berikutnya dari negosiasi antara Washington dan Teheran dapat berlangsung dalam dua hari ke depan di Pakistan.
Pada Sabtu (11/4), Iran dan Amerika Serikat memulai pembicaraan di Islamabad setelah Trump mengumumkan telah mencapai kesepakatan dengan Teheran terkait gencatan senjata selama dua pekan.
Namun pada Ahad (12/4) pagi, Wapres Vance menyatakan bahwa Iran dan AS gagal mencapai kesepakatan dalam perundingan tersebut dan delegasi AS kembali tanpa hasil.
Menyusul gagalnya dialog, Trump menyampaikan bahwa AS akan mulai memblokade Selat Hormuz dan meminta Angkatan Laut AS mengejar dan mencegat kapal-kapal yang membayar untuk melewati selat tersebut.
Trump mengkonfirmasi bahwa blokade tersebut mulai berlaku pada Senin (13/4) pukul 14.00 GMT (21.00 WIB).
Pewarta: Nabil IhsanEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.