Badung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Badung memfasilitasi bantuan transportasi berupa dua unit bus bagi setiap desa adat yang akan melaksanakan persembahyangan (tirtayatra) ke berbagai pura di Pulau Dewata.
“Kami terus memperkuat komitmen dalam mendukung aktivitas keagamaan masyarakat salah satunya melalui program ini,” ujar Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dalam keterangannya di Mangupura, Minggu.
Ia mengatakan program tersebut merupakan kelanjutan program yang telah berjalan dari tahun sebelumnya guna memastikan umat Hindu dapat beribadah dengan rasa aman dan nyaman.
Melalui fasilitas itu Pemkab Badung berharap mobilitas krama (warga) desa adat dalam menjalankan tradisi dan nilai-nilai keagamaan dapat berjalan lebih lancar, sekaligus memperkokoh pelestarian adat dan budaya.
“Kami berharap dapat membantu masyarakat melaksanakan persembahyangan dengan tertib dan lancar,” kata Bupati Adi Arnawa.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung I Made Widiana mengungkapkan pihaknya mencatat animo desa adat terhadap program itu cukup tinggi.
Hingga saat ini, tercatat sudah ada empat desa adat yang mengajukan permohonan bantuan armada bus kepada Pemkab Badung untuk melakukan tirtayatra.
“Permohonan ini rata-rata berkaitan dengan pelaksanaan tirtayatra ke sejumlah pura besar atau Pura Kahyangan Jagat di Bali, seperti Pura Besakih dan Pura Batur yang saat ini tengah melaksanakan prosesi Pujawali,” ungkap dia.
Pewarta: Naufal Fikri Yusuf/Rolandus NampuEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © ANTARA 2026