Denpasar (ANTARA) - Konsulat Jenderal Australia mendukung pendidikan olahraga para siswa di Denpasar, Bali untuk memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia.
“Olahraga mempererat ikatan antarmasyarakat dan mendorong saling pengertian serta kolaborasi,” kata Konsul Jenderal Australia Joe Stevens di Denpasar, Bali, Rabu.
Untuk mendukung upaya itu, para siswa SMA Muhammadiyah 1 Denpasar mendapatkan pelatihan Australian Rules Football (AFL) dari tim pelatih klub sepak bola Bali Geckos.
Adapun Bali Geckos dibentuk pada 1997 oleh seorang warga dari negeri kanguru itu yang tinggal di Bali dan ingin memperkenalkan olahraga dari negara tetangga Indonesia itu kepada masyarakat Bali
Pelatihan olahraga itu juga sekaligus memperingati Hari Olahraga Internasional Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk pembangunan dan perdamaian 2026 yang jatuh setiap 6 April.
“Kami berkomitmen untuk memajukan kawasan Indo-Pasifik yang damai, stabil, dan makmur, dan olahraga memberi kesempatan untuk memperkuat dan memperdalam hubungan antar masyarakat,” imbuh diplomat senior itu.
Sementara itu, SMA Muhammadiyah 1 Denpasar merupakan bagian dari program Membangun Hubungan melalui Dialog Antarbudaya dan Menumbuhkan Partisipasi/Building Relationships through Intercultural Dialogue and Growing Engagement (BRIDGE).
Program itu merupakan kemitraan sekolah dua negara sejak 2009 yang didanai oleh pemerintah Australia melalui Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT) dan diselenggarakan melalui Asialink Education di Universitas Melbourne.
Sejak tahun 2008, program kemitraan sekolah itu telah membangun 254 kemitraan sekolah dan menyediakan pembelajaran profesional bagi guru dari seluruh Australia dan Indonesia untuk meningkatkan kompetensi global dan pemahaman lintas budaya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala SMA Muhammadiyah 1 Denpasar Imam Muhtarom menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan pelatihan olahraga yang diikuti oleh 30 siswa.
Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta WigunaEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026