Moskow (ANTARA) - Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menyatakan telah membentuk komite krisis untuk memperbarui rencana tanggap darurat di tengah gangguan pasokan energi akibat konflik di Timur Tengah.
"Untuk mengoordinasikan respons nasional, saya telah membentuk Komite Menteri Krisis Dalam Negeri. Tim tersebut telah mulai bekerja memperbarui rencana kontinjensi yang ada dan mengembangkan rencana baru mengingat situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata Wong, Kamis (2/4).
Wong menyebut komite tersebut diketuai Menteri Koordinator Keamanan Nasional K Shanmugam, dan Wakil Perdana Menteri Gan Kim Yong bertindak sebagai penasihat.
Ia menambahkan jika sumber energi dan jalur pasokan penting di Timur Tengah tetap terbatas dalam jangka panjang, konsekuensinya akan parah.
"Ini bukan hanya berarti harga lebih tinggi. Kita bisa menghadapi kekurangan energi global yang mengganggu kehidupan sehari-hari dan aktivitas produksi serta menekan perekonomian secara global," kata Wong.
Pewarta: Yashinta DifaEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © ANTARA 2026