Denpasar (ANTARA) - Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menekankan pentingnya sportivitas dan gerakan nol sampah di Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) Kota Denpasar 2026.
Saat membuka Porsenijar di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Kamis, Arya Wibawa menegaskan Porsenijar merupakan ajang strategis tahunan yang tidak hanya berorientasi pada juara, tetapi juga sebagai ruang pembinaan karakter generasi muda.
Melalui kegiatan ini, pelajar diharapkan mampu membangun mental sportif, disiplin, serta mengembangkan potensi di bidang olahraga dan seni.
“Porsenijar menjadi momentum untuk membentuk generasi muda Denpasar yang tangguh, berkarakter, dan menjunjung tinggi sportivitas. Ini juga bagian dari upaya membangun sumber daya manusia unggul menuju Denpasar sebagai kota kreatif berbasis budaya,” ujar Arya Wibawa.
Arya Wibawa menekankan pentingnya semangat kebersamaan dalam ajang ini, sejalan dengan nilai Vasudhaiva Kutumbakam atau menyama braya, sehingga mampu melahirkan generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berkualitas.
Ia juga mengingatkan para peserta untuk bertanding dengan penuh semangat, menjunjung tinggi kejujuran, serta menjaga persaudaraan.
Menurutnya, kemenangan bukan satu-satunya tujuan, melainkan proses dan nilai sportivitas yang lebih utama.
Tak hanya itu, Wakil Waki Kota Denpasar itu menyoroti pentingnya kepedulian terhadap lingkungan dalam pelaksanaan Porsenijar.
Seluruh peserta, panitia, dan penonton diajak mendukung konsep zero waste event dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membawa tumbler, serta membiasakan memilah sampah dari sumber.
“Kita ingin Porsenijar tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga generasi yang peduli lingkungan. Disiplin dalam olahraga harus sejalan dengan disiplin menjaga kebersihan,” kata Arya Wibawa.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar Anak Agung Gede Wiratama menjelaskan Porsenijar 2026 digelar pada 26 Maret hingga 2 April 2026.
Pada cabang olahraga, terdapat 38 cabang resmi dan dua cabang ekshibisi yang diikuti sekitar 14.333 atlet dengan melibatkan 1.200 wasit, serta berlangsung di 34 lokasi pertandingan.
Sedangkan cabang seni diikuti sekitar 1.600 peserta dari berbagai jenjang pendidikan, dengan lokasi perlombaan terpusat di Taman Budaya Provinsi Bali.
Pelaksanaan kegiatan ini didukung melalui APBD Kota Denpasar serta melibatkan berbagai pihak, termasuk komunitas dan stakeholder, guna memastikan kegiatan berjalan lancar dan tetap berorientasi pada prestasi serta kepedulian lingkungan.
"Melalui Porsenijar 2026, diharapkan lahir bibit-bibit unggul yang mampu mengharumkan nama Kota Denpasar pada ajang Porjar Provinsi Bali," ujarnya.
Pembukaan Porsenijar juga dirangkaikan dengan pembacaan janji wasit dan juri, serta penyerahan bendera dan piala bergilir kepada Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar.
Pewarta: Rolandus NampuEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.