Istanbul (ANTARA) - Iran pada Senin membantah telah mengadakan pembicaraan apa pun dengan AS, bertentangan dengan pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa baru-baru ini telah terjadi "percakapan produktif" antara kedua pihak.
Kantor berita semi-resmi Mehr, mengutip sumber Iran, mengatakan bahwa "tidak ada dialog" antara Teheran dan Washington DC.
Sumber tersebut mengatakan komentar Trump adalah bagian dari upayanya "untuk menurunkan harga energi dan mengulur waktu untuk melaksanakan rencana militer."
Sumber Iran tersebut mengakui bahwa negara-negara regional telah mengajukan inisiatif yang bertujuan untuk mengurangi ketegangan.
"Kami bukanlah pihak yang memulai perang ini, dan semua tuntutan tersebut harus diarahkan ke Washington," tambahnya.
Trump pada Senin mengatakan bahwa dia telah memerintahkan penundaan selama lima hari untuk semua serangan terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran, dengan alasan pembicaraan yang "sangat baik dan produktif" dengan Teheran selama dua hari terakhir.
"Saya senang melaporkan bahwa Amerika Serikat dan Iran telah melakukan percakapan yang sangat baik dan produktif selama dua hari terakhir mengenai penyelesaian lengkap dan total permusuhan kita di Timur Tengah," kata Trump di platform media sosialnya, Truth Social.
Pewarta: Cindy Frishanti OctaviaEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.