Banyuwangi (ANTARA) - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, memastikan operasional kapal feri di lintasan Ketapang (Banyuwangi)-Gilimanuk (Bali) berjalan sesuai skenario pengendalian arus balik Lebaran 2026.
"Sampai dengan hari ini (H+1 Lebaran) arus kendaraan masih dalam batas kapasitas layanan, dan pola kedatangan yang merata membuat proses bongkar muat kapal berlangsung cepat dan efisien tanpa hambatan," kata General Manajer PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang, Banyuwangi, Arief Eko di Banyuwangi, Jawa Timur, Senin.
Menurut dia, optimalisasi jumlah trip atau pelayaran kapal dan pengaturan pola sandar kapal menjadi faktor kunci dalam menjaga kelancaran layanan di tengah peningkatan volume.
Arief menyebutkan, operasional penyeberangan dari Pelabuhan Gilimanuk ke Pelabuhan Ketapang terjadi peningkatan trafik terjadi secara signifikan, namun tetap terkendali.
Secara kumulatif pergerakan dari Jawa ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang sejak H-10 Lebaran 2026 hingga Hari Lebaran Kedua mencapai 246.892 penumpang dan total 51.514 kendaraan.
"Sedangkan secara kumulatif jumlah penumpang dari Bali ke Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk sejak H-10 hingga Hari Lebaran Kedua atau Minggu (22/3) mencapai 541.215 orang atau meningkat 5,1 persen dengan total kendaraan 172.689 unit atau tumbuh 6 persen," kata dia.
Pewarta: Novi HusdinariyantoEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © ANTARA 2026