Jakarta (ANTARA) - Kementerian Agama (Kemenag) telah menyiapkan gereja, pura, dan rumah ibadah Buddha yang terdapat di jalur mudik sebagai tempat istirahat sementara yang beroperasi 24 jam selama periode arus mudik dan balik.

Direktorat Jenderal Bimas Hindu Kemenag menyiapkan tujuh pura di jalur utama mudik sebagai rest area yang beroperasi 24 jam selama periode arus mudik dan balik.

Direktur Jenderal Bimas Hindu I Nengah Duija mengatakan langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar agar rumah ibadah lintas agama di sepanjang jalur mudik dapat dimanfaatkan sebagai tempat istirahat yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Rumah ibadah tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga dapat menjadi ruang singgah bagi para pemudik yang membutuhkan tempat istirahat selama perjalanan,” ujar Duija, Selasa.

Tujuh pura yang berada di jalur strategis perjalanan mudik dan siap menjadi tempat singgah bagi para pemudik yakni di Jawa Barat Pura Agung Tirta Bhuana, Bekasi, berada di titik awal strategis jalur Pantura dan Kalimalang.

Di Jawa Timur, Pura Jala Siddhi Amertha, Sidoarjo, menjadi akses penting bagi pemudik di jalur timur Pulau Jawa.

Di Bali, Pura Goa Lawah Klungkung, Pura Majapahit Jembrana, Pura Agung Jagatnatha Buleleng, Pura Ponjok Batu Buleleng, Pura Pulaki Buleleng.



Pewarta: Asep Firmansyah
Editor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

COPYRIGHT © ANTARA 2026