Badung, Bali (ANTARA) - Pengelola Terminal Tipe A Mengwi, Kabupaten Badung rutin melakukan inspeksi keselamatan atau ramp check terhadap bus antarkota antarprovinsi yang melayani arus mudik keluar Bali serta arus balik Lebaran 2026.

Untuk menghindari kecelakaan, kami harus menjamin bus-bus yang berangkat dari Terminal Tipe A Mengwi dalam keadaan fit.  Artinya sebelum berangkat, bus akan dilaksanakan ramp chek," kata Kepala Terminal Tipe A Mengwi I Dewa Gede Tantara Tesa Putra di Mengwi, Kabupaten Badung, Minggu.

Gede Tantara menjelaskan sebelum bus diberangkatkan dari terminal, seluruh armada terlebih dahulu menjalani pemeriksaan menyeluruh oleh petugas.

Pemeriksaan ini untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima atau fit saat melayani penumpang.

Dia menjelaskan ramp check tersebut meliputi tiga unsur utama, yakni pemeriksaan administratif, fasilitas utama kendaraan, serta fasilitas penunjang yang harus berada dalam kondisi baik, aman, dan layak pakai.

Bus yang dinyatakan memenuhi standar akan diberikan stiker laik beroperasi.

Sementara kendaraan yang masih memerlukan perbaikan akan diberikan catatan peringatan, sedangkan bus yang tidak memenuhi syarat akan diberi tanda dilarang beroperasi.

Ia mengimbau para pemudik agar tidak menggunakan bus yang memiliki tanda silang merah atau stiker dilarang operasional karena kendaraan tersebut dinyatakan tidak layak jalan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan selama beberapa hari terakhir, petugas masih menemukan sejumlah bus yang tidak laik jalan. 

Namun, jumlahnya masih lebih sedikit dibandingkan armada yang dinyatakan laik beroperasi.

Menurut dia, penyebab utama kendaraan tidak laik jalan umumnya berasal dari masalah administrasi seperti kartu pengawasan (KP) yang tidak sesuai atau sudah tidak berlaku serta dokumen uji berkala kendaraan bermotor (KIR) yang telah kedaluwarsa.

Selain pemeriksaan kendaraan, pihak terminal juga mengantisipasi dampak kemacetan menuju Pelabuhan Gilimanuk yang saat ini dilaporkan mengalami antrean panjang hingga sekitar 39 kilometer.

Untuk mengurangi kepadatan, pihak terminal mengimbau perusahaan otobus dan pemudik agar mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif melalui jalur utara Bali.

Ia menambahkan kondisi kemacetan menuju pelabuhan juga berdampak pada meningkatnya jumlah penumpang yang naik dari Terminal Tipe A Mengwi karena sebagian perusahaan otobus mengarahkan penumpang untuk naik langsung dari terminal sebelum melanjutkan perjalanan melalui jalur utara.



Pewarta: Rolandus Nampu
Editor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026