Denpasar (ANTARA) - BUMN PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Denpasar meningkatkan 50 persen kapasitas penumpang untuk melayani angkutan mudik Lebaran 2026.
“Kami siapkan tiga armada kapal yaitu kapal motor (KM) Awu, Tilongkabila dan Binaiya,” kata Kepala Pelni Denpasar Arfah Yusuf di Posko Angkutan Lebaran 2026 Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, Jumat.
Ia menjelaskan masing-masing kapal motor itu memiliki kapasitas sekitar 1.000 penumpang sehingga kini menjadi 1.500 penumpang selama periode mudik dan balik Lebaran 2026.
Selain penambahan kapasitas penumpang, lanjut dia, juga membarui sejumlah fasilitas penumpang di antaranya matras yang dilakukan bertahap sejak periode angkutan Natal 2025 dan tahun baru 2026.
Pihaknya juga menambah personel termasuk untuk melayani embarkasi dan debarkasi penumpang di terminal domestik Pelabuhan Benoa Denpasar.
Ia memperkirakan terjadi peningkatan jumlah penumpang sebesar lima persen dibandingkan 2025 yaitu dari sekitar 5.000 orang penumpang menjadi kisaran hingga 5.500 orang.
Salah satu pemicu peningkatan jumlah penumpang, kata dia, karena adanya stimulus ekonomi yang dikucurkan pemerintah berupa potongan harga sebesar 30 persen dari harga dasar tiket.
Arfah memperkirakan puncak arus mudik di Pelabuhan Benoa Denpasar terjadi pada Sabtu (14/3) dengan rute pelayaran menuju Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang dilayani KM Awu dan Selasa (17/3) menuju Lembar dan Bima, NTB yang dilayani KM Tilongkabila.
Masing-masing dua rute itu sudah ada sebanyak 800 orang penumpang yang mengantongi tiket dan berpotensi akan terus bertambah karena masih dibuka untuk pembelian tiket keberangkatan.
“Mayoritas tren keberangkatan menuju NTB dan NTT tapi jumlah penumpang itu berpotensi masih terus naik,” ucapnya.
Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta WigunaEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026