Denpasar (ANTARA) - Tim Penggerak (TP) PKK Kota Denpasar, Bali, melakukan sosialisasi dan pembagian kantong kompos di sejumlah banjar (setingkat dusun) yang tersebar di seluruh kecamatan di Kota Denpasar.
Ketua TP PKK Kota Denpasar Sagung Antari Jaya Negara dalam keterangannya di Denpasar, Selasa, menyampaikan sosialisasi yang menyasar para anggota PKK yang ada di banjar-banjar diharapkan mampu mengedukasi masyarakat tentang pengolahan dan pemilahan sampah berbasis sumber utamanya dari skala rumah tangga.
Sagung Antari juga menekankan sebagai garda penting dalam rumah tangga, para ibu juga dapat berperan sebagai penggerak di rumah untuk kebiasaan memilah sampah bagi seluruh anggota keluarga.
"Kami di TP PKK Kota Denpasar sebagai mitra pemerintah berkomitmen untuk ikut mengedukasi masyarakat terkait dengan program ini. Mudah-mudahan dengan penerapan mulai dari rumah kita sendiri, ini juga akan berdampak bagi pengelolaan sampah di Kota Denpasar," kata Sagung Antari.
Adapun tujuh Banjar tersebut adalah Banjar Kedaton di Kelurahan Sumerta, Banjar Padang Gria di Kelurahan Padangsambian, Banjar Pande di Kelurahan Pedungan, Banjar Kebon Kuri Lukluk di Kelurahan Kesiman, Banjar Plagan di Kelurahan Penatih, serta Banjar Abasan dan Banjar Kayumas Kelod di Kelurahan Dangin Puri.
Sementara itu Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar Ayu Kristi Arya Wibawa mengatakan semangat gotong royong dan kepedulian kolektif diharapkan juga dapat menjadi kunci keberhasilan pengelolaan lingkungan berkelanjutan di Kota Denpasar.
"Selain pembagian kantong kompos, kami juga tadi memberikan edukasi tentang cara penggunaan, jenis bahan yang dapat diolah, hingga tips penempatan komposter di rumah," kata Ayu Kristi.
Secara terpisah Lurah Dangin Puri I Wayan Swi Putra mengapresiasi kegiatan ini. Pihaknya mengungkapkan para ibu PKK yang ada di wilayahnya berkomitmen untuk mulai menerapkan sistem pengelolaan sampah berbasis sumber mulai dari rumah masing-masing.
"Kami membagikan masing-masing 100 buah komposter di dua banjar, yakni Banjar Abasan dan Banjar Kayumas Kelod. Nanti secara berkelanjutan banjar lainnya juga akan mendapatkan komposter, sehingga nantinya pengelolaan sampah berbasis sumber di skala rumah tangga dapat berjalan dengan optimal," ungkapnya.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen untuk mendukung program Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar terkait dengan pengolahan sampah berbasis sumber.
Pewarta: Rolandus NampuEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.