Denpasar (ANTARA) - Ketua DPD Partai Gerindra Bali Made Muliawan Arya atau De Gadjah berencana menyampaikan langsung kondisi tumpukan sampah kiriman di Pantai Legian ke Presiden RI sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

“Saya sangat sedih ya, saya akan sampaikan ke pusat bahwa ini keadaannya, keadaan kami di Bali, ini bukan ironis lagi, beliau (Presiden Prabowo) pasti tahu, pasti sedih dan marah,” kata dia di Kabupaten Badung, Jumat.

Ratusan kader Partai Gerindra bersama pelaku usaha dan masyarakat setempat melakukan aksi bersih sampah sekaligus rangkaian HUT partai di Pantai Legian, Jumat.

Selain kegiatan rutin bagi pelaku pariwisata setempat, kegiatan ini juga untuk menjawab instruksi Presiden Prabowo yang beberapa waktu lalu mengingatkan Bali untuk menjaga kebersihan pantai.

Melihat kondisi Pantai Legian yang masih terdapat timbunan sampah campuran, De Gadjah menilai Bali butuh solusi konkret untuk menghilangkan seluruh sampah kiriman apalagi sampah ini datang rutin setiap tahun.

Komunikasinya dengan pemerintah daerah tentang isu ini juga sering dilakukan, namun menurut dia yang paling penting adalah bagaimana praktik riil yang berhasil diadopsi.

“Masalah ini kan sudah terjadi tahun ke tahun tiap angin barat, harusnya sudah ada solusi yang bisa dilakukan, seperti Jepang-lah, dia rawan dengan gempa, akhirnya sekarang saking seringnya gempa dia menciptakan rumah anti gempa,” ujarnya menganalogikan.

Oleh karena itu politisi asal Denpasar tersebut memastikan apabila pemerintah kabupaten dan provinsi belum dapat menyelesaikan, maka melalui Gerindra akan disampaikan ke Presiden Prabowo.

“Saya sudah minta staf agar mengambil foto dan video, sudah kerja warga dan pelaku pariwisata, semua elemen lah, pantai sudah bersih tapi sampah belum bisa diangkut kalau Badung dan provinsi tidak bisa nanti saya sampaikan ke pusat, ini halaman kita kalau bukan kita yang bersihkan siapa lagi,” kata dia.

De Gadjah menyampaikan kendati tak ada instruksi Presiden Prabowo, partainya akan tetap rutin setiap minggu melakukan aksi bersih sampah.

Ia memandang lingkungan adalah isu strategis yang harus diperhatikan, apalagi ketika mengetahui di Pantai Legian seluas 1,6 km saja sampah yang terkumpul mencapai 20 ton per hari.

Dalam satu kali aksi bersih ini mendapat satu gunung sampah yang terdiri dari sampah plastik, sampah rumah tangga, hingga kayu dan batang pohon yang hanyut sampai ke Bali.

Menurutnya setelah masyarakat membantu membersihkan sampah, semestinya unit pada DLHK Badung segera mengambil alih sampah yang telah dikumpulkan tersebut dengan membuang atau mengangkutnya dari pesisir pantai.

Sebab untuk pembuangan atau pengolahan sampah kiriman bukan kewenangan masyarakat, di samping itu jika tumpukan sampah tak cepat diangkut akan terlihat tak bagus sebagai sebuah kawasan wisata seperti Bali.



Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
Editor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026