Denpasar (ANTARA) - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mengenalkan aplikasi Sahabat AI melalui program kampanye Lebih Baik Indosat.
VP Head of External Communications Indosat Ooredoo Hutchison Eni Nur Ifati di Denpasar, Jumat, menjelaskan aplikasi tersebut merupakan inovasi teknologi yang bisa membantu pelanggan mencari solusi atas segala kebutuhan.
“Kami meluncurkan Sahabat AI, aplikasi relevan untuk membantu masyarakat melewati Bulan Ramadhan,” ucapnya.
Aplikasi ini menjadi pusat informasi serta tempat mencari ide atau memecahkan persoalan harian.
Eni Nur menjelaskan pengguna hanya tinggal mengunduh aplikasi melalui App Store maupun Play Store, setelah masuk cukup mengetik kata kunci yang diinginkan sehingga akan muncul informasi atau ide yang dibutuhkan.
Indosat memastikan inovasi melalui Sahabat AI ini akan terus disempurnakan, salah satunya melengkapi dengan bahasa daerah di Indonesia.
Saat ini aplikasi tersebut sudah dapat melayani dalam lima bahasa daerah seperti Bahasa Bali, Sunda, Batak, Jawa, dan Maluku.
“Ini salah satu aplikasi AI di dunia yang dilengkapi bahasa lokal,” ucapnya.
Dalam penggarapannya, Sahabat AI dibuat melalui kerja sama banyak pihak seperti media, perguruan tinggi, lembaga bahasa dan bahasa daerah.
Dalam memperkenalkan kampanye Lebih Baik Indosat, Eni Nur menyampaikan selain menghadirkan inovasi AI untuk memenuhi kebutuhan digital masyarakat, mereka juga menunjukkan komitmen berupa penyediaan koneksi yang lebih baik.
“Di Ramadhan ini kita butuh kebaikan berupa koneksi, kita benar-benar butuh koneksi yang bisa diandalkan, kami siapkan jaringan lebih dari hari biasa dengan meningkatkan kualitas kapasitas data, mobile BTS ditingkatkan, optimalisasi di lebih dari 700 jalur mudik,” kata dia.
“Kampanye Lebih Baik Indosat juga karena kami memberi perlindungan komunikasi melalui fitur anti spam dan scan, kalau ada yang membahayakan bagi pelanggan kami stop di depan,“ sambungnya.
Selain itu perusahaan operator seluler tersebut menghadirkan aksi berdampak salah satunya perbaikan jaringan dan rumah ibadah di lokasi terdampak bencana di Pulau Sumatera.
Pewarta: Ni Putu Putri MuliantariEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.