Denpasar (ANTARA) - Gubernur Bali Wayan Koster memanfaatkan pertemuan dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk meminta dukungan dalam pembangunan sejumlah infrastruktur.
"Saat ini kami fokus pada peningkatan infrastruktur di sejumlah wilayah seperti Buleleng, Karangasem, Tabanan dan lainnya, ini bertujuan untuk pemerataan, saya mohon Pak Menteri mendorong agar lebih mantap lagi," kata Koster.
Ia dalam keterangan yang diterima di Denpasar, Kamis, terlebih dahulu memaparkan capaian Bali tahun 2025 seperti pertumbuhan ekonomi Bali yang secara kumulatif tercatat sebesar 5,82 persen, meningkat 0,34 persen dibandingkan tahun 2024.
Pendapatan per kapita masyarakat Bali pada 2025 juga meningkat mencapai Rp72,66 juta, naik Rp5,34 juta dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp67,32 juta.
Di tengah peningkatan tersebut, Pemprov Bali terus memperkuat infrastruktur sebagai program prioritas, sehingga Koster membutuhkan bantuan pemerintah pusat.
Sebelumnya, Gubernur Koster sudah menemui Menteri Pekerjaan Umum di Jakarta untuk mendapatkan dukungan, sehingga ia berharap dorongan juga datang dari Menteri PPN Rachmat Pambudy.
Adapun pembangunan infrastruktur yang menurutnya butuh dukungan adalah kepastian keberlanjutan Tol Gilimanuk-Mengwi sepanjang 96,84 km.
"Kami butuh kepastian keberlanjutan pembangunan jalan tol ini karena sangat penting untuk mengurai kemacetan," kata dia.
Tak hanya jalur darat, Pemprov Bali juga membutuhkan peningkatan kapasitas di tiga pelabuhan yaitu Celukan Bawang, Amed dan Kusamba sebagai jalur logistik.
Gubernur Koster menilai ini sangat penting, agar kendaraan logistik dari Ketapang bisa turun di Pelabuhan Celukan Bawang.
Jika keberadaan tiga pelabuhan ini bisa diperkuat, maka akan mengurangi volume kendaraan logistik yang melalui jalur darat dan selama ini sering menimbulkan kemacetan.
“Ini (tiga pelabuhan) akan mengurai kemacetan yang biasanya terjadi akibat tingginya mobilitas angkutan logistik," ucapnya.
Atas permintaan dukungan pembangunan infrastruktur ini, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menegaskan untuk membantu Bali lebih maju dan berkembang.
Menurut dia, Bali adalah cermin Indonesia di mata dunia, sehingga pemerintah siap mendukung pembangunan infrastruktur yang merupakan penunjang di daerah.
"Bukan hanya darat dan laut, udara juga, termasuk infrastruktur digitalisasi juga mesti dipercepat," kata Menteri Pambudy.
Sebagai bukti keseriusan, di tengah pertemuan Menteri Pambudy langsung menelepon beberapa menteri terkait.
Namun, ia tetap mengingatkan Pemprov Bali agar memperkuat sektor lain seperti pertanian, sebab dari catatannya ketika COVID-19 sektor pertanian menjadi penyangga perekonomian Bali.
Pewarta: Ni Putu Putri MuliantariEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.