Badung (ANTARA) - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Badung, Bali, berkomitmen untuk terus meningkatkan ruang promosi bagi pelaku sektor UMKM di wilayahnya.
“Promosi dan pemasaran produk pelaku UMKM ini rutin dilakukan melalui kegiatan Jumat Ceria setiap dua minggu sekali di area Puspem Badung,” ujar Ketua Dekranasda Badung Rasniathi Adi Arnawa saat menerima studi tiru Dekranasda Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, di Mangupura, Selasa.
Ia mengatakan upaya membuka ruang promosi dan pemasaran yang dilakukan adalah dengan memfasilitasi pelaku UMKM untuk berpartisipasi dalam pasar murah pada hari-hari besar keagamaan.
Menurut dia, hal itu penting dilakukan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan pelaku-pelaku usaha lokal yang memproduksi produk berbagai jenis UMKM.
Pada kesempatan itu Rasniathi Adi Arnawa juga mengapresiasi jajaran Dekranasda Bolaang Mongondow yang telah memilih Badung sebagai lokasi studi tiru.
“Kegiatan ini kami harapkan dapat menjadi awal penguatan kerja sama antardaerah dalam pengembangan kerajinan dan pemberdayaan UMKM guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap dia.
Ketua Dekranasda Bolaang Mongondow Kalsum Alhabsyi menjelaskan pihaknya melakukan studi tiru ke Badung untuk mempelajari pengembangan UMKM di Badung yang telah dikenal luas hingga ke luar daerah.
Selain itu, ia bersama rombongan juga ingin berbagi pengalaman serta menyerap ilmu terkait pengelolaan UMKM di Badung.
“Kami juga berharap program-program dari Dekranasda Badung ini dapat diadaptasi dan diterapkan di Kabupaten Bolaang Mongondow, begitu pula sebaliknya,” jelas dia.
Pewarta: Naufal Fikri Yusuf/Rolandus NampuEditor : Widodo Suyamto Jusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2026