Denpasar (ANTARA) - Bali International Hospital (BIH) Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur mulai membangun kolaborasi dengan perusahaan-perusahaan asuransi kesehatan.

Chief of Commercial & Operations Bali International Hospital Noel Yeo di Denpasar, Sabtu, mengatakan kerja sama yang dibangun bertujuan untuk membantu pasien utamanya masyarakat Indonesia yang merupakan sasaran mereka dalam menerima kemudahan pembiayaan di rumah sakit bertaraf internasional.

“Kerja sama ini langkah strategis dalam memperkuat ekosistem layanan kesehatan bertaraf internasional di Indonesia khususnya di Bali, kami berkomitmen untuk menghadirkan pelayanan yang lengkap dan nyaman termasuk dalam hal kemudahan administrasi dan akses pembiayaan,” kata dia.

Noel Yeo melihat ada visi yang sama antara rumah sakit anak usaha dari perusahaan BUMN ini dengan perusahaan-perusahaan asuransi.

Dimana, perusahaan asuransi ingin memberi perlindungan kesehatan terbaik bagi nasabahnya, dan Bali International Hospital ingin masyarakat Indonesia merasakan pengalaman berobat di rumah sakit unggul tanpa perlu ke luar negeri.

“Dengan teknologi medis mutakhir, keahlian global, dan sentuhan lokal khas Bali, kami percaya bahwa penyembuhan kini bisa dirasakan lebih dekat, tenang, dan bermakna, tanpa harus pergi jauh ke luar negeri,” ujarnya.

Pemerintah sendiri menargetkan KEK Kesehatan Sanur menggali potensi sektor pariwisata kesehatan, dimana lewat rumah sakit ini masyarakat yang ingin berobat keluar negeri berkurang bahkan mendorong arus balik devisa melalui health tourism inbound.

Noel Yeo mengingatkan setiap tahunnya satu juta warga Indonesia berobat ke luar negeri dengan alasan fasilitas yang lebih lengkap, pelayanan yang lebih cepat dan sesuai harapan.

Dengan kerja sama perusahaan asuransi kesehatan menurutnya bisa mendukung target pemerintah agar 30–40 persen dari pasien yang keluar negeri bisa ditangani di dalam negeri dalam beberapa tahun ke depan.

Salah satu perusahaan asuransi yang diajak bekerja sama yaitu Prudential Indonesia mengaku bagi pesertanya sendiri akan mendapat akses layanan dengan sistem yang mudah, nyaman, dan bebas hambatan administratif melalui metode non-tunai (cashless) di Bali International Hospital.

“Selain dapat menikmati layanan rawat inap dan rawat jalan sesuai dengan ketentuan polis, juga dapat menikmati layanan tambahan berupa bebas peningkatan kamar hingga satu tingkat di atas kamar yang sesuai manfaat nasabah,” kata Wakil Presiden Direktur Prudential Indonesia Vikas Sinha.

Ia menambahkan calon pasien dapat layanan bebas penjemputan dari bandara ke rumah sakit khusus pasien rawat inap, hingga bebas penggunaan VIP Aurora Lounge yang dapat dimanfaatkan oleh pasien dan keluarga pasien saat sedang melakukan perawatan.

Selain itu, calon juga dapat menikmati layanan unggulan dari Icon Cancer Centre Singapura yang ada di rumah sakit KEK Kesehatan Sanur.

“Kerja sama ini merupakan salah satu bentuk kontribusi kami terhadap tujuan strategis pemerintah dalam mewujudkan transformasi sosial menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Vikas.



Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
Editor : Widodo Suyamto Jusuf

COPYRIGHT © ANTARA 2026