Tabanan (Antara Bali) - Tim gabungan Polres Tabanan dan satuan Brimob Polda Bali melakukan penyisiran di Gereja Katolik Santa Maria Imacullata, Gereja Pantekosta dan Gereja Kristen Protestan Bali (GKPB), Senin.

"Brimob Polda Bali dalam penyisiran itu mengerahkan satu peleton personel," kata Kapolres Tabanan AKBP Dekananto Eko Purwono, di sela-sela upaya penyisiran itu, mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Upaya penyisiran meliputi seluruh lemari, bawah kursi, bawah altar, bahkan di alkitabpun di periksa,dengan mengunakan alat pendeteksi metal/baja.

Menurut Eko Purwono, untuk mengamankan malan Natal, di tiga gereja itu dijaga enam aparat keamanan bersenjata lengkap gabungan TNI dan mereka ditempatkan di pospam kompleks gereja.

Untuk persiapan keamanan di gereja setiap jamaat yang masuk harus diperiksa dengan ketat, guna memastikan keamanan mereka saat pelaksanaan misa Natal. "Saat misa Natal pukul 19.00 Wita kami harapkan tidak terjadi halangan. Umat kami harapkan hadir sejak satu jam sebelumnya dan tidak membawa tas atau barang-barang," pintanya.

Penyisiran juga dilakukan pada 20 gereja lainnya yang mendapatkan pengamanan. Setiap gereja lainya itu dijaga aparat kepolisian dengan jumlah personel disesuaikan tingkat kerawanan. "Begitu juga gereja di wilayah kecamatan, pengamanan diserahkan kepada anggota polsek setempat," katanya. (*/T007)


Editor : Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026