Kepala Kepolisian Resor Tabanan AKBP Dekananto Eko Purwono, Jumat, mengatakan, personelnya disiagakan di sejumlah gereja dan objek wisata.
Sebelumnya, petugas kepolisian juga mendirikan tiga unit pos pengamanan di depan gereja di daerah itu. "Di Tabanan ada 23 gereja, namun pengamanan 24 jam akan dilakukan di tiga gereja besar," katanya seusai memimpin apel pasukan di Lapangan Alit Saputra.
Ketiga gereja besar yang mendapat pengamanan ekstra itu adalah Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI), Gereja Katolik Santa Maria Imacullata, dan Gereja Kristen Protestan Bali.
Polisi juga mendirikan dua unit pos palayanan, masing-masing di objek wisata Pura Tanah Lot dan Danau Beratan di Bedugul. "Dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru kami dibantu unsur TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan `pecalang` (petugas keamanan desa adat)," kata Dekananto.
Sementara itu, personel Komando Daerah Militer (Kodim) 1619/Tabanan menyiapkan diri dengan berlatih menembak di Lapangan Rindam Udayana.
"Latihan ini untuk melatih kemampuan personel kami dalam menghadapi serangan teroris," kata Komdan Kodim Tabanan Letkol (Inf) Rudi Hermawan.
Dalam latihan tersebut para personel TNI Angkatan Darat yang bertugas di Kodim Tabanan, masing-masing mendapat kesempatan latihan menembak sebanyak 12 kali. (EKA/M038/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.