Denpasar (Antara Bali) - Bentara Budaya Bali (BBB) bekerja sama dengan Papua Center Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Indonesia (UI) menggelar Pekan Ragam Budaya Orang Kamoro, Papua.
        
"Kegiatan tersebut berlangsung di BBB Kabupaten Gianyar selama sembilan hari, 22 Juni-1 Juli 2012," kata Koordinator BBB, Warih Wisatsana di Denpasar, Kamis.
        
Ia mengatakan, Pekan Ragam Budaya tersebut memamerkan karya etnografi dan demonstrasi kekayaan kultural masyarakat Kamoro melalui beragam aktivitas kesenian.
        
Selain itu juga lewat media pemutaran film dokumenter, demo kesenian, dan dialog budaya. Direktur Eksekutif Papua Center FISIP Universitas Indonesia Prof Dr Bambang Shergi Laksomono M.Sc dan pemerhati Budaya Kamoro Dr Kalmann Kal Muller serta tokoh budaya Kamoro Timo Samin akan menyaksikan kegiatan tersebut.
        
Warih Wisatsana menjelaskan bahwa kebudayaan suku-suku di Papua  tergolong unik dan beragam, namun belum banyak diketahui sebagian besar masyarakat Indonesia.
        
Selama ini yang banyak dikenal adalah Suku Asmat dan Suku Dani, namun sedikit yang mengetahui bahwa terdapat 257 suku di Papua. Salah satu suku tersebut adalah Kamoro yang penduduknya bermukim di wilayah sepanjang 300 kilometer di pesisir Selatan Papua, di antara Sungai Otakwa dan Teluk Etna.
        
Suku Kamoro memiliki keunikan ritual dan keunggulan budaya yang khas. Bentara Budaya Bali berupaya mengenalkan serta menjembatani pemahaman kultural masyarakat terhadap warisan budaya Papua, 
     Selain di BBB, Pekan Ragam Budaya Papua digelar di Bentara Budaya Jakarta pada 31 Juli-5 Agustus 2012 dan gedung FISIP UI di Depok, Jawa Barat, pada 10-15 September 2012.(*/M038)


: Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026