Sekretaris Tim Dokter Operasi Kembar Siam RSUP Sanglah, dr IGB Ken Wirasandhi, Jumat, mengatakan, untuk melakukan pemisahan bayi itu, pihaknya mengerahkan sebanyak 18 orang dokter ahli berbagai bidang.
"Ditambah tiga dokter ahli dari RSUD Dr Soetomo, sehingga seluruhnya ada 21 orang dalam tim tersebut," katanya kepada wartawan sebelum operasi dilaksanakan.
Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUP Sanglah dr AAN Jaya Kusuma, mengatakan, lamanya operasi tidak dapat ditentukan karena tergantung dari kondisi pasien karena tergolong penanganan medis yang rumit.
"Rencananya operasi akan dilakukan Jumat sore sekitar pukul 16.00 Wita. Sebelum dilakukan hal itu, kami terlebih dahulu melaksanakan simulasi oleh tim dokter gabungan supaya sesuai dengan skenarionya," ujarnya.
Sementara itu Ketut Suardana, orang tua bayi kembar siam bernama Emilia dan Amilia itu, mengatakan, dirinya hanya bisa berdoa dan menyerahkan semuanya kepada pihak rumah sakit, semoga saja kedua putrinya dapat selamat.(IGT)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.