Kuta (Antara Bali) - Kebakaran pada panel induk listrik Instalasi Pompa Penguat Teluk Benoa (TB 4) milik PT Tirtaartha Bhuana mulia, Kamis, mengakibatkan terhentinya operasional PDAM Kabupaten Badung dalam memasok air kepada pelanggannya di wilayah Kuta Selatan.
    
"Sekitar 26 ribu pelanggan PDAM di wilayah Badung Selatan terganggu karena kami hanya bisa mengandalkan pasokan air dari Blusung Peguyangan," kata General Manager PT Tirtaartha Bhuanamulia, Danniel J. Fony, di kuta.
    
Tirta Bhuana merupakan anak perusahaan PDAM Kabupaten Badung yang mengoperasikan panel induk listrik instalasi pompa penguat di Teluk Benoa.
    
Menurut Daniel, peristiwa yang terjadi pada pukul 02.30 Wita itu tidak sampai menimbulkan jatuhnya korban jiwa. Peristiwa itu awalnya diketahui dua orang karyawan yang sedang bertugas di instalasi tersebut.
    
Mereka melihat percikan api kecil. Namun, api itu terus membesar. "Api baru bisa dipadamkan satu jam kemudian setelah kami meminta bantuan PMK," katanya menuturkan.
    
Ia menjelaskan bahwa panel listrik tersebut berfungsi untuk menghidupkan 15 unit pompa penguat guna memasok air kepada 26 ribu pelanggan PDAM di Kuta Selatan.(IGT/M038)



Editor : Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026