Kegiatan itu dipimpin langsung Kepala Biro Antara Kepri, Evy Ratnawati dan diikuti 12 karyawan Antara di wilayah setempat.
"Kegiatan ini bertujuan untuk menyosialisasikan program Perum LKBN Antara yang baru, selain itu juga untuk menjalin silaturrahmi antara satu sama lainnya," kata Evy Ratnawati.
Evy menjelaskan, tema SWOT yang diambil memiliki pengertian metode perencanaan strategis yang digunakan mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis.
"Tujuan kita ialah bagaimana Antara maju dan berkembang di berbagai aspek. Tidak hanya memperkuat sisi pemberitaan, tetapi juga bisnis," tutur Evy.
Di sela Meeting Group, Antara Biro Kepri turut melakukan Video Call dengan dua Direksi Perum LKBN Antara, yakni Direktur Pemberitaan Perum LKBN Antara, Akhmad Munir, dan Direktur Keuangan MSDM dan Umum, Nina Kurnia Dewi.
Dalam kesempatan ini, Akhmad Munir selaku Direktur pemberitaan, menyatakan di era serba digital ini, Kantor Berita Antara terus berbenah diri untuk menjadi salah satu media terdepan di Indonesia, bahkan di dunia.
Saat ini, kata dia, Antara telah memiliki platform tunggal untuk memenuhi informasi pemberitaan, baik bagi pelanggan Antara maupun masyarakat luas.
Salah satu platform dimaksud ialah Antara Newsroom, di mana di dalamnya terdapat informasi teks, foto, dan video.
"Selama ini ketiga item itu dipisah-pisah, sekarang sudah menjadi satu-kesatuan yang bisa dinikmati oleh masyarakat, terutama langganan Antara," kata Akhmad Munir.
Dia juga berharap, khususnya pewarta Antara supaya dapat meningkatkan kualitas pemberitaan, termasuk multi tasking, yaitu memiliki keahlian menulis berita, foto, dan video.
"Kita optimistis berbekal kualitas dan keahlian seluruh jajaran pewarta, Antara akan terus meningkat ratingnya secara nasional bahkan global," ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Keuangan MSDM dan Umum Nina Kurnia Dewi menuturkan, dewasa ini Antara tidak hanya melayani pemberitaan Public Service Obligation (PSO), tetapi juga mulai menggarap sektor bisnis swasta lainnya.
Oleh karena itu, dia menegaskan, jajaran Antara harus rakus membaca peluang bisnis di era perkembangan digital hari ini. Tentunya tanpa mengurangi eksistensi Antara, sebagai Kantor Berita pertama dan terpercaya di Indonesia.
"Apa loe mau gua ada (Palugada), Antara punya itu. Harus kita kembangkan lagi ke depannya," sebutnya.
Pewarta: OgenEditor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.