Badung Lombakan Kesenian Bleganjur Peringati HUT Mangupura

Badung Lombakan Kesenian Bleganjur Peringati HUT Mangupura

Lomba Beleganjur tingkat SMP, SMA dan kelompok Umum se-Bali digelar Pemerintah Kabupaten Badung serangkaian Festival Seni Budaya Kabupaten Badung ke-11 di Puspem Badung. (Antara Bali Via Humas Pemkab Badung/wdy/2017)

Mangupura (Antara Bali) - Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, melombakan kesenian gamelan bleganjur tingat Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-8 kota Mangupura.

"Lomba beleganjur memang secara rutin dilaksanakan setiap perhelatan Festival Seni Budaya Badung yang tahun ini sudah memasuki tahun ke-11 yang juga dirangkaikan menyambut HUT Mangupura," kata Kadis Kebudayaan Badung Ida Bagus Anom Bhasma di Mangupura, Selasa.

Ia mengatakan, lomba ini sebagai salah satu upaya Pemkab Badung dalam memberikan ruang kepada generasi muda dalam berkreativitas seni beleganjur. "Kami harapkan, dari Badung membangun seni, budaya dan generasi muda," ujarnya.

Perlombaan ini mengambil tema garapan yakni Heroik (Kepahlawanan) yang wajib ditampilkan peserta agar tetap mempertahankan struktur tabuh beleganjur dan boleh dikembangkan dari tradisi (dikreasikan), variatif sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

"Pemain alat musik gamelan atau penabuh dibolehkan mengolah permainan instrumen di luar tradisi. Sementara waktu pementasan masing-masing peserta dengan durasi garapan tujuh hingga delapan menit dan diwajibkan menampilkan tabuh secara utuh (kawitan sampai penyuwud)," katanya.

Untuk kreteria penilaian meliputi, ide/gagasan, bentuk/komposisi garapan, teknik gegebug dan tetekep, ornamentasi/pepayasan gending, suara gambelan, ekspresi penampilan dan keserasian kostum penabuh.

Para peserta dinilai oleh pakar seni diantaranya, I Nyoman Sutama, I Wayan Darya, I Made Subandi, I Ketut Lanus dan I Ketut Gde Rudita.

Peserta yang keluar sebagai juara mendapatkan piagam penghargaan dan hadiah uang. Untuk juara pertama masing-masing kelompok diberikan uang sebesar Rp25 juta, juara kedua Rp20 juta, juara ketiga Rp18 juta, juara harapan pertama Rp16 juta, juara harapan kedua Rp14 juta dan juara harapan ketiga Rp12 juta.

Pelaksanaan lomba yang berlangsung selama tiga hari (13-15 November 2017) ini diikuti 15 sekaa untuk tingkat SM sebanyak lima sekaa dan tingkat SMA sebanyak tujuh sekaa.

"Untuk hari ini kami menampilkan 15 sekaa dari kelompok umum dan hari ketiga juga ada 15 sekaa umum," ujarnya. (WDY)
Pewarta : I Made Surya
Editor: Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2017