Tingkat Hunian Hotel di Bali Naik 3,37 Persen

Tingkat Hunian Hotel di Bali Naik  3,37 Persen

Wisatawan saat melintas di depan salah satu hotel di kawasan Kuta, Bali. (FOTO ANTARA/Nyoman Budhiana/wdy/14) (e011)

Denpasar (Antara Bali) - Tingkat hunian kamar hotel berbintang di daerah tujuan wisata Pulau Bali sebesar 61,91 persen pada bulan Mei 2017, meningkat 3,37 persen dibanding bulan sebelumnya (April 2017) yang tercatat 58,54 persen.

"Tingkat hunian hotel tertinggi terjadi di Kabupaten Badung 64,68 persen, meningkat dari bulan sebelumnya yang tercatat 60,66 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Adi Nugroho di Denpasar, Minggu.

Ia mengatakan, menyusul hotel di wilayah Kota Denpasar dengan tingkat hunian 64,31 persen, meningkat dari bulan sebelumnya tercatat 59,77 persen, dan Kabupaten Gianyar dengan tingkat hunian 49,94 persen, meningkat tipis dari bulan sebelumnya 49,90 persen.

Hotel di wilayah Kabupaten Buleleng dengan tingkat hunian 39,65 persen, merosot dari bulan sebelumnya 41,29 persen dan di Kabupaten Karangasem 39,27 persen meningkat dari bulan sebelumnya tercatat 37,41 persen.

Adi Nugroho menjelaskan, Dari sembilan kabupaten/kota di Bali baru lima daerah memiliki fasilitas hotel berbintang, tiga lainnya yakni Kabupaten Jembrana, Tabanan dan Bangli tidak memiliki fasilitas tersebut.

Menurut klasifikasi hotel tingkat hunian kamar hotel berbintang lima memiliki tingkat hunian tertinggi yakni mencapai 65,10 persen selama bulan Mei 2017 naik dari bulan sebelumnya yang tercatat 54,68 persen.

Menyusul hotel berbintang satu dengan tingkat hunian 64,56 persen meningkat dari bulan sebelumnya 45,43 persen, hotel berbintang empat 63,48 persen merosot dari bulan sebelumnya tercatat 64,64 persen.

Sedangkan hotel berbintang tiga tingkat hunian 56,19 prsen menurun dari bulan sebelumnya yang mencapai 57,54 persen dan hotel berbintang dua dengan tingkat hunian hanya 50,27 persen merosot dari bulan sebelumnya yang mencapai 57,86 persen.

Adi Nugroho menambahkan, Bali selama bulan Mei 2017 menerima kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 489.376 orang yang terdiri atas melalui Bandara Ngurah Rai 486.207 orang dan pelabuhan laut 3.169 orang.

Wisman yang ke Bali pada bulan Mei itu naik sebesar 24,03 persen dibandingkan dengan bulan yang sama tahun 2016. Sedangkan dibandingkan dengan bulan April 2017 (bulan sebelumnya) mengalami peningkatan sebesar 2,49 persen.

Adi Nugroho menjelaskan, wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara yang menginap di hotel berbintang dalam menikmati liburan di Pulau Dewata rata-rata 3,18 hari.

Angka tersebut naik 0,29 persen dibandingkan dengan rata-rata lama menginap wisatawan pada bulan April 2017 yang tercatat 2,89 hari. Dengan demikian secara keseluruhan rata-rata lama mengingat wisatawan dalam negeri bulan Mei 2017 2,61 hari lebih rendah dibandingkan rata-rata lama menginap wisman yang tercatat 3,40 hari.

Wisatawan dalam dan luar negeri menikmati liburan di Bali paling lama tinggal di hotel berbintang di wilayah Kota Denpasar yang mencapai 3,17 hari dan terendah di Kabupaten Buleleng hanya 1,79 hari, ujar Adi Nugroho.  (WDY)