Wagub Bali Pantau Arus Mudik di Gilimanuk

Wagub Bali Pantau Arus Mudik di Gilimanuk

Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta saat memantau arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana. (Humas Pemprov Bali)

Gilimanuk (Antara Bali) - Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta memantau arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, guna memastikan sektor-sektor penunjang sarana transportasi laut berfungsi optimal saat digunakan pemudik pada H-2 Idul Fitri.

Sudikerta pada pemantauan tersebut, di Gilimanuk, Jumat, menyampaikan harapannya agar semua jajaran instansi lintas sektoral yang terkait dalam pengelolaan pelabuhan baik Pemprov Bali, Pemkab Jembrana, Kepolisian, Kementerian Perhubungan, ASDP, dan sebagainya, agar bekerja secara bersama-sama guna mendukung kelancaran pemudik.

"Kami harapkan kepolisian agar mengintensifkan penjagaan dan patroli guna menekan angka kecelakaan dan kejahatan jelang Lebaran yang terkenal lebih rawan dibandingkan hari biasa," ucapnya yang saat pemantauan juga dihadiri Wakapolda Bali Brigjen Pol I Gede Alit Widana itu.

Pemprov Bali, menurut Sudikerta, siap mendukung sarana-sarana pengamanan yang dibutuhkan, seperti barier dan lain sebagainya.

Sedangkan pada para pemudik yang terlihat masih antre naik ke kapal yang akan menyebrangkan mereka ke Pulau Jawa, orang nomor dua di Bali ini pun berharap agar mereka patuh dan taat berlalu lintas di sepanjang jalan menuju kampung halaman masing-masing untuk menghindari musibah yang tidak diinginkan.

Sementara itu, dari pihak Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Djunia Satriawan mengatakan jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, mudik jelang Lebaran tahun ini termasuk aman dan lancar.

Penumpukan pemudik di areal pelabuhan tidak sampai mengular hingga keluar areal, walaupun ada sedikit penumpukan pemudik yang memakai roda dua pada Jumat (23/6) pagi.

Hal tersebut bisa langsung diantisipasi dengan berkoordinasi dengan pengelola kapal untuk memprioritaskan keberangkatan pemudik tersebut, sehingga penumpukan bisa langsung diurai.

Satriawan mengemukakan, penumpukan pemudik biasanya mulai terjadi saat sore hari H-2 hingga malam H-1 Lebaran, namun dengan kesigapan semua jajaran yang terlibat, ia berharap penumpukan penumpang bisa diatasi. (WDY)