Denpasar (Antara Bali) - Ketua Komisi III DPRD Bali Nengah Tamba mengatakan Pelabuhan Kapal Pesiar Tanah Ampo, Kabupaten Karangasem, sudah melakukan uji coba merapatkan kapal pesiar pada dermaga tersebut.

"Kemarin (Jumat) kami sudah menyaksikan uji coba dermaga kapal pesiar dengan menyandarkan kapal panjang 43 meter. Nampak hasilnya cukup bagus," katanya di Denpasar, Sabtu.

Ia mengatakan uji coba ini bisa terealisasi setelah pada Agustus lalu Komisi III DPRD Bali melakukan pemantauan ke dermaga yang panjangnya 150 meter itu, dan mendesak untuk segera dilakukan uji coba.

Dermaga yang khusus untuk berlabuh kapal pesiar ini tidak pernah diujicobakan sebelumnya, padahal pembangunan dermaga itu termasuk fasilitas pendukungnya sudah selesai dikerjakan tahun 2012.

"Secara kasat mata uji coba itu berjalan lancar. Kendati demikian hasil final uji coba itu menunggu hasil analisis teknologi yang menggunakan Accelerometer. "Alat itu yang mengukur benturan kapal dengan dermaga. Nanti hasilnya berupa angka-angka, apakah dermaga itu layak atau tidak disandari kapal," ujarnya.

Tamba lebih lanjut mengatakan Kementerian Perhubungan akan menyampaikan hasil Accelerometer dalam waktu sepekan ke depan.

Untuk diketahui, dermaga Pelabuhan Pesiar Tanah Ampo mangkrak hampir empat tahun karena belum pernah mengujicobakan kapal pesiar untuk merapat di dermaga tersebut. Pembangunan dermaga itu menggunakan anggaran dari APBN dan APBD Provinsi Bali.

Pembangunan dermaga tersebut selesai tahun 2009, dan bangunannya selesai tahun 2012, dengan menghabiskan anggaran hampir Rp100 miliar. Rinciannya, Rp69 miliar dari pemerintah pusat untuk membangun dermaganya.

Anggaran untuk bangunan dan fasilitas penunjang lainnya bersumber dari APBD Provinsi Bali sebesar Rp17 miliar yang dialokasikan dalam empat kali APBD. Sisanya anggaran untuk DED dan pembebasan lahan sebesar Rp14 miliar. (WDY)

Pewarta: Pewarta: I Komang Suparta

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2016